Minggu, 17 Mei 2026

Jangan Pakai Sandal Jepit, Ini 7 Tips Wisata di Telaga Bintang Raja Ampat

Telaga Bintang salah satu lokasi wisata di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.

Tayang:
zoom-inlihat foto Jangan Pakai Sandal Jepit, Ini 7 Tips Wisata di Telaga Bintang Raja Ampat
Kompas.com/Nabilla Ramadhian
Pemandangan di Telaga Bintang, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Selasa (26/10/2021).(kompas.com / Nabilla Ramadhian) 

6. Perhatikan Langkah Kaki agar Tidak Terpeleset

Jalur dari pintu masuk Telaga Bintang menuju puncak hanya bisa dilalui oleh satu orang secara bergantian. Jalanannya pun sangat kecil.

Ada beberapa titik jalanan yang akan membuatmu sulit untuk menapakkan dua kaki.

Saat mendaki ke puncak bukit karang Telaga Bintang, perhatikan langkah kaki agar tidak terpeleset ke jurang.

Baca juga: Destinasi Wisata Menyelam Terbaik di Indonesia Versi Touropia, Raja Ampat hingga Gili dan Bunaken

7. Jangan Lupa untuk Gantian saat di Puncak

Titik tertinggi di puncak bukit Telaga Bintang hanya bisa ditempati oleh satu orang. Jika ingin menikmati pemandangan, jangan lupa untuk gantian.

Saat bergantian untuk menikmati pemandangan, baiknya kamu berdiri di dekat titik tertinggi kedua yang berada di tengah jalur menuju ujung puncak bukit tersebut.

Hal ini karena jalur dari titik tertinggi kedua menuju ujung puncak bukit tersebut hanya bisa dilalui oleh satu orang secara bergantian.

Telaga Bintang merupakan sebuah area perairan yang dikelilingi oleh perbukitan karang.

Jika dilihat dari ketinggian, bentuk perairannya mirip seperti sebuah bintang.

Bentuk tersebut dihasilkan oleh letak perbukitan di sekelilingnya yang tidak seragam.

Ada beberapa bukit karang yang mengarah condong ke tengah perairan, ada juga yang tidak.

Baca juga: Berlibur ke Raja Ampat, Ini 2 Spot Diving yang Ramah untuk Penyelam Pemula

Dari puncak bukit karang, wisatawan disuguhi pemandangan jernihnya perairan Telaga Bintang yang berwarna hijau tosca.

Perairan ini memiliki kedalaman tidak mencapai lima meter. Hal ini membuat ekosistem bawah lautnya dapat terlihat dengan jelas. Batuan karang di bawah laut terlihat bertebaran dari puncak Telaga Bintang.

“Untuk berkunjung ke sini tidak perlu bayar tiket masuk orang dan kapal, karena sudah termasuk dalam tiket masuk ke Piaynemo,” pungkas Ade.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved