Rabu, 13 Mei 2026

4 Olahan Sagu di Kuliner Raja Ampat, Gani Nu hingga Habo Kon

Di Raja Ampat, Papua Barat, sagu bisa diolah menjadi makanan lain oleh masyarakat setempat.

Tayang:
zoom-inlihat foto 4 Olahan Sagu di Kuliner Raja Ampat, Gani Nu hingga Habo Kon
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Habo Kon, olahan sagu di Kampung Lopintol, Raja Ampat, Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Di Raja Ampat, Papua Barat, sagu bisa diolah menjadi makanan lain oleh masyarakat setempat.

Seperti kue, camilan,dan makanan ringan.

Dilansir Kompas.com, berikut empat jenis makanan tradisional berbahan dasar sagu yang dibuat oleh masyarakat Desa Lopintol, Raja Ampat:

1. Papeda

Papeda merupakan makanan berupa bubur sagu yang kaya serat.

Papeda rendah kolesterol dan bernutrisi.

Ada dua jenis sagu untuk membuat papeda, yaitu sagu basah dan sagu kering.

Sagu basah biasanya dicampur dengan air panas dan diaduk hingga kental seperti bubur.

Baik papeda dari sagu basah maupun sagu kering nikmat disantap dengan ikan kuah kuning, sayur pakis, daun melinjo dan bunga pepaya.

Keunikan terletak pada cara menikmatinya, yakni dengan cara dihisap melalui pinggiran piring sambil menyeruput kuah asam manis.

Baca juga: Berburu Oleh-oleh Khas Raja Ampat, Kunjungi Desa Wisata Arborek

2. Gani Nu (Sagu Bakar)

Gani Nu, sagu bakar makanan khas warga di Lopintol, Raja Ampat.
Gani Nu, sagu bakar makanan khas warga di Lopintol, Raja Ampat. (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Gani Nu merupakan makanan ringan berbahan dasar sagu yang pembuatannya menggunakan cetakan tanah liat yang disebut aba na.

Cara membuatnya, sagu basah ditapis menggunakan saringan, kemudian dicampur dengan kelapa parut.

Setelah itu, adonan dicampur dengan gula aren.

Cara memasaknya harus menggunakan kayu bakar khusus, sehingga suhu panasnya stabil.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved