Breaking News:

Panik Antar Istri Melahirkan, Polisi Lepas Tembakan ke Udara saat Diadang Warga

Polsek Rungkut mengungkap kronologi video viral seorang oknum polisi melepas tembakan peringatan di depan warga.

Capture video viral via Tribunnews.com
Tangkapan layar Bripka AG melepaskan tembakan peringatan karena dihadang warga saat mengantar istrinya yang pendarahan hendak melahirkan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko Soesanto mengungkap kronologi video viral seorang oknum polisi melepas tembakan peringatan di depan warga.

Diketahui sebelumnya, viral sebuah rekaman seorang polisi di Surabaya, Jawa Timur, melepas tembakan peringatan saat cekcok dengan warga.

Rupanya ia tak terima dengan teguran warga yang mengingatkan untuk tidak mengebut saat berkendara.

Sedangkan ia saat itu hendak mengantarkan istrinya melahirkan di rumah sakit.

Dilansir TribunPapuaBarat.com dari TribunJatim.com, Rabu (18/5/2022), oknum polisi tersebut diketahui berinisial AG berpangkat Brigadir Kepala asal Polsek Rungkut Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko Soesanto menjelaskan, jika Bripka AG adalah sosok yang sebenarnya disiplin dalam berdinas.

Baca juga: Bocah 14 Tahun Ditemukan Tewas di Tandon Air Rumahnya oleh sang Ibu, Dicari sejak Sore Tak Ketemu

Sedangkan, ketika persitiwa terjadi, Bripka AG panik lantaran mengevakuasi istrinya yang mengalami pendarahan hendak melahirkan.

"Betul itu anggota kami. Saat kejadian memang dalam kondisi panik tengah membawa istrinya yang mengalami pendarahan dan ketuban pecah hendak ke rumah sakit," kata Joko, Rabu (18/5/2022).

Bripka AG pun panik karena laju mobilnya dihentikan oleh warga kampung tersebut,

Sehingga saat berdebat dengan warga, ia nekat mengeluarkan pistolnya.

"Terjadi cekcok, karena lama berdebat, akhirnya Bripka AG mengeluarkan pistolnya dan melakukan tembakan ke udara," terangnya.

Baca juga: Detik-detik Pria Aniaya Temannya secara Membabi Buta saat Pesta Miras, Dipicu Ocehan Korban

Meski begitu, Joko memastikan jika Bripka AG tengah dalam pemeriksaan Propam Polrestabes Surabaya.

Iptu Joko mengakui, tindakan yang dilakukan Bripka AG tidak dibenarkan, dan tengah dilakukan pemeriksaan.

"Memang tidak dibenarkan. Namun ini kami sampaikan agar tidak menjadi bola salju. Saat ini juga tengah dalam pemeriksaan," tuturnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved