Paulus Waterpauw Yakinkan Masyarakat soal DOB, Lukas Enembe Beda Suara

Paulus Waterpauw mengatakan sudah menjadi tugasnya untuk meyakinkan masyarakat terkait kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Penjabat Gubernur Papua Barat, Kombes Pol (Purn) Paulus Waterpauw, Jumat (20/5/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mengatakan sudah menjadi tugasnya untuk meyakinkan masyarakat terkait kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Diketahui, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua tengah menjadi perhatian serius.

Paulus menyebut bahwa itu adalah tugasnya untuk memberikan keyakinan betapa pentingnya DOB  bagi masyarakat Papua semua.

Mantan Kapolda Papua dan Papua Barat  tersebut juga mengatakan perlunya diskusi jika ada suara lain terkait kebijakan pemerintah.

"Karena semua itu kan sudah menjadi kebijakan yang nyata. Kita bisa begini kan karena ada kebijakan negara yang luar biasa," kata dia.

"Saya sendiri bisa berpangkat setinggi ini karena ada kebijakan dan keberpihakan negara, jadi enggak bisa melawan dan menentang dan menolak, kalau memang ada pikiran-pikiran lain kita bicarakan," ungkapnya.

Baca juga: RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya Disetujui, 8 Partai Sepakat 1 Menolak

Selaku abdi negara, Paulus menyebutkan langsung menerjemahkan apa yang menjadi kebijakan negara di tempat tugasnya pasca ditunjuk sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

"Jika ada riak-riak yang terjadi normal saja di era demokrasi ini kan setiap orang dikatakan bahwa yang punya pendapat dan pandangan silakan disampaikan, yang penting hormati, jadi artinya jika ada pikiran-pikiran yang mau disampaikan kita dialog dan bicara," tambahnya.

Sebaliknya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, justru secara tegas menolak pemekaran Papua.

"Soal penolakan ini, saya bersama Ketua DPR dan Ketua MRP sudah tanda tangan. Jadi saya tidak mau bicara. Saya suruh tolak," katanya dengan nada tegas.

Halaman
12
Sumber: Tribun papua
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved