Kapal Penisi KM Dewi Nusantara Sandar di Manokwari, Kepala Cabang Pelni: Pariwisata Sudah Membaik
Kapal Penisi KM Dewi Nusantara Sandar di Manokwari, Kepala Cabang Pelni: Pariwisata Sudah Membaik
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional (Pelni) di Manokwari, Muhammad Jabir antusias menyambut kedatangan kapal penisi Indonesia, Kapal Motor (KM) Dewi Nusantara di pelabuhan Manokwari, pada Senin (25/7/2022).
"Setelah dua tahun, akhirnya KM Dewi Nusantara sandar lagi di sini (Pelabuhan Manokwari)," kata Jabir kepada TribunPapuaBarat.com.
Menurut dia, peristiwa berlabuhnya kembali kapal turis tersebut sebagai pertanda pemulihan sektor pariwisata pascapandemi covid-19.
Baca juga: Prajurit TNI Diduga Otak Penembakan Istri di Semarang, Nyaris Racuni Korban hingga Kirim Eksekutor
Baca juga: Pj Gubernur Papua Barat Tegas, Mangkir dari Tugas ASN akan Dipecat
Ia mengungkapkan, PT Pelni Cabang Manokwari memberikan pelayanan terbaik mendukung pelayaran KM Dewi Nusantara.
"Masyarakat Manokwari mampu melihat peluang dari kedatangan para turis tersebut," ujarnya.
Ia mengungkapkan, kehadiran KM Dewi Nusantara sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan kebudayaan lokal di Manokwari di mata dunia.
KM Dewi Nusantara adalah kapal yang diperuntukkan dapat diinapi atau liveaboard, terutama untuk tujuan wisata menyelam atau diving.
Sedangkan, Andi, nahkoda itu menambahkan, pariwisata di bagian timur Indonesia mulai naik.
Sewaktu pandemi Covid-19 KM Dewi Nusantara hanya berlabuh di Pelabuhan Sorong.
Tidak hanya itu, ia terpaksa mengurangi jumlah awak kapal. Tetapi, sekarang seluruh kru KM Dewi Nusantara sudah bernapas lega. Sebab, sudah ada kenaikan jumlah pariwisata.
"Ini kita baru selesai trip dari Teluk Cendrawasih, singgah di Manokwari. Lalu balik lagi ke Sorong," ujarnya.
Baca juga: HARGA Sirih di Pasar Sanggeng Manokwari Turun, Pasokan dari Berbagai Daerah Melimpah
Baca juga: Kanwil Kemenkumham Papua Barat Gelar Bakti Sosial di Desa Terpencil di Manokwari Selatan
Ia menjelaskan, sebagian besar pemakai jasa kapal merupakan wisatawan asing. Artinnya, 90 persen tamu mereka merupakan wisatawan dari mancanegara.
"Di sini kita turunkan para turis yang sudah selesai trip, dan jemput para turis yang akan mulai trip. Besok kita kembali ke Sorong, karena kita stand by di Sorong," katanya.
Diketahui jumlah wisatawan asing yang diturunkan di Pelabuhan Manokwari sejumlah 17 orang.
(*)