Ternyata Ribuan DPT Kota Sorong yang akan Dihilangkan KPU, Berikut Pertimbangannya

Ternyata Ribuan DPT Kota Sorong yang akan Dihilangkan KPU, Berikut Pertimbangannya

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
KPU SORONG: Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Sorong menyampaikan tahapan pendaftaran partai politik tahun ini menjadi kewenangan KPU pusat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Sorong, Papua Barat akan menghilangkan 2401 daftar pemilih tetap.

Ada beberapa faktor data pemilih itu dihilangkan satu di antaranya adanya anomali pemilih.

"Ada data anomali sebanyak 225 yang harus dihilangkan. Hasil penelitian BPS ada 475 yang meninggal dunia tetapi namanya masih ada dalam DPT," ujar Ketua KPU Kota Sorong, Robert Jumame kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Pemprov Papua Barat Sudah Usulkan 9 Nama Calon Pejabat Bupati/Wali Kota ke Kemendagri

Baca juga: Pendaftaran Parpol Berlaku Tingkat Pusat, Ketua KPUD Kota Sorong: Kami Hanya Verifikasi Berkas

Ia menambahkan, administrasi kependudukan belum diurus Disdukcapil. Dan, data pemilih di Kota Sorong bersumber dari Pemilu tahun sebelumnya.

"Dan KPUD sudah lakukan pendataan pemilih berkelanjutan setiap bulan," katanya.

Selain itu, kata dia, ada sejumlah data terkait pemilih yang harus dikonfirmasi dengan Disdukcapil Kota Sorong.

"Yang kita lakukan ini masih pekerjaan warisan Pemilu 2019 yang lama. Jadi kemungkinan ada penurunan data DPT pada pemilu 2024 nanti," ujarnya.

Ia menambahkan, pada Oktober 2022 akan diberikan data penduduk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipakai KPU untuk melakukan pemutakhiran data pemilih.

"Bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP segera melakukan administrasi kependudukan sehingga saat penyusunan DPT nanti tidak bakalan di hari H," ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved