Lambert dan Pahimah Dinilai Gagal Berantas 3 Persoalan di Kota Sorong

Masa kepemimpinan Lambert Jitmau dan Pahimah Iskandar dinilai gagal dalam mengurus Kota Sorong, Papua Barat, selama dua periode.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari)
Seorang warga Kota Sorong Dada menilai kepemimpinan Lambet Jitmau dan Pahinah Iskandar gagal, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Masa kepemimpinan Lambert Jitmau dan Pahimah Iskandar dinilai gagal dalam mengurus Kota Sorong, Papua Barat, selama dua periode.

Hal ini diakui seorang sopir ekspedisi dan juga warga di Kota Sorong, Papua Barat, Deden Irawan (27).

"Sebagai warga Sorong, kami melihat kepempimpinan Lambert dan Pahimah belum mengena," ujar Deden, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (22/8/2022).

Persoalan itu ada tiga hal seperti antrean bahan bakar minyak (BBM), banjir dan jalan rusak.

"Kita semua tahu di Sorong ini sudah bertahun-tahun antrean BBM terjadi dan belum diselesaikan," tuturnya.

Baca juga: 2 Periode Menjabat Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau Beberkan Keberhasilan yang Sudah Diraih

Selain itu, terdapat persoalan banjir yang sering terjadi di Kota Sorong.

"Setiap kali turun hujan kita di Kota Sorong, pasti menderita karena wilayah ini pasti digenangi air banjir," ucap Deden.

Sebagian besar warga Sorong, telah mengeluh terkait persoalan ini namun tak kunjung diselesaikan.

"Kami sebagai pengguna jalan sering terhambat karena proses pendistribusian barang sering terhambat oleh banjir," imbuhnya.

Baca juga: 2 Periode Menjabat Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau Beberkan Keberhasilan yang Sudah Diraih

Tak hanya itu, pemerintahan Lambert dan Pahimah dinilai belum bisa menyelesaikan persoalan jalan lubang.

"Kita menilai pemerintah sampai sekarang belum bisa menyelesaikan persoalan jalan berlubang," jelasnya.

Ia berharap, ketika ada Penjabat Walikota Sorong yang baru, ketiga persoalan ini harus bisa diselesaikan oleh pemerintah baru.

Sehingga, luka yang ditinggalkan oleh pemerintahan Lambert dan Pahimah bisa segera diselesaikan oleh Penjabat Walikota Sorong.

Disclaimer: Hingga kini TribunPapuaBarat.com, melakukan upaya konfirmasi kepada pihak akademisi, namun tak kunjung dijawab.

(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved