Polisi Ciduk Residivis Pembobolan Kantor Pengadilan Agama Sorong: 2 Pelaku Utama Jadi DPO

Jajaran Polres Sorong Kota, kembali meringkus seorang residivis yang diduga melakukan aksi pembobolan di Kantor Pengadilan Agama, Kota Sorong.

Penulis: Safwan Ashari | Editor: Roifah Dzatu Azmah
The Guardian via Kompas.com
ilustrasi penjara - Jajaran Polres Sorong Kota meringkus seorang residivis yang diduga melakukan aksi pembobolan di Kantor Pengadilan Agama, Kota Sorong. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Jajaran Polres Sorong Kota meringkus seorang residivis yang diduga melakukan aksi pembobolan di Kantor Pengadilan Agama, Kota Sorong, Papua Barat.

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, Iptu Achmad Elyasarif mengatakan, pihaknya telah menerima laporan polisi terkait aksi pembobolan di Pengadilan Agama Sorong.

"Kita sudah periksa dalam kasus pembobolan Kantor Pengadilan Agama ada tiga orang saksi," ujar Achmad, kepada sejumlah awak media, Senin (22/8/2022).

Baca juga: Polres Manokwari Gagalkan Peredaran 1,5 Kilo Gaja dari PNG, Berikut Keterangan Kapolres

Selanjutnya, pihaknya pun telah mengumpulkan sejumlah barang bukti (BB) seperti obeng, plat gagang, plastik hitam dan jaket hitam.

"Pelaku pembobolan ini ada sekira tiga orang, namun kini kami telah mengamankan satu orang," tuturnya.

Tersangka yang telah diamankan di Polres Sorong Kota, berinsial KW.

Sementara, dua pelaku lainnya yakni berinsial R dan E (pelaku utama) serta satu (diluar) kini dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Dua orang tersangka yang DPO ini masuk dalam pelaku utama, semenjak ada satu lagi yang sedang kami cari," tuturnya.

Baca juga: Kapolres Tambrauw Instruksi Jajaran Tindak Tegas Penambang Emas Ilegal: Jaga Citra Polri

Para pelaku, telah melakukan pencurian barang seperti spiker, televisi dan uang berjumlah Rp 42 juta.

"Terkait kasus ini kira jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman sekira tujuh tahun," katanya.

Tak hanya itu, ia membeberkan, pelaku yang telah ditangkap saat ini merupakan seorang residivis.

"Aksi kali ini adalah yang kelima kali dalam kiprahnya melakukan tindakan pidana di Sorong," jelas Achmad.

(TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved