Sekda Papua Barat Instruksikan OPD Tuntaskan Penginputan Renstra
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Nataniel Mandacan menginstruksikan seluruh OPD segera menyelesaikan penyusunan Renstra
Penulis: Elias Andi Ponganan | Editor: Jefri Susetio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pelantikan-Penjabat-Kepala-Daerah-di-Papua-Barat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Nataniel Mandacan menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyelesaikan penyusunan dan penginputan rencana kerja strategi (Renstra).
"Mulai hari ini sampai tanggal 26 Agustus 2022, karena tanggal 27 sudah tutup," kata Nataniel Mandacan saat ditemui awak media di Manokwari, Senin (22/8/2022).
Ia melanjutkan, tak hanya Renstra yang disusun melainkan OPD juga harus merampungkan penginputan rencana kerja (Renja) dalam waktu bersamaan.
Baca juga: 2 Periode Menjabat Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau Beberkan Keberhasilan yang Sudah Diraih
Baca juga: Polisi Ringkus Bandar Togel di Sorong Papua Barat: Kita Kantongi Nama Bos Besarnya
Rencana strategis dan rencana kerja masing-masing OPD, diinput melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).
"Jangan mau diinput baru Renjanya baru dibuat," ujar Nataniel Mandacan.
Sebelum diinput, penyusunan rencana strategis maupun rencana kerja OPD difasilitasi oleh satu bidang pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Barat.
"Bappeda siap untuk asistensi ya," katanya.
Ia menuturkan, Bappeda Papua Barat juga akan melakukan pertemuan dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat terkait percepatan penginputan anggaran perubahan.
Sehingga, program aspirasi dari legislatif bisa terakomodir.
"Tolong yang menginput selalu berkonsultasi dengan Bappeda," terang Nataniel Mandacan.
Ia menambahkan, setiap penyusunan rencana kerja pemerintah daerah, OPD harus memprioritaskan program yang menyentuh langsung masyarakat.
Sinergitas dan kolaborasi semua tim perencanaan, menjadi kunci penyusunan dapat berjalan sesuai jadwal.
"Supaya proses input bisa diterima sistem. Jangan sampai ditolak," pungkas Nataniel Mandacan.
(*)