6 DPRD Kota Sorong Temui Pendemo, Satu Jam Berorasi Tolak BBM Naik

1 jam Berorasi, DPRD Kota Sorong Temui Pendemo, Berikut yang Mereka Lakukan, kedepan anggota DPRD akan memanggil dinas terkait

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
DEMO - Enam anggota DPRD kota Sorong temui pendemo setelah berorasi selama satu jam, Selasa (6/9/2022). Para mahasiswa protes kenaikan harga BBM serta banjir yang terjadi di Kota Sorong 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Setelah berorasi kurang lebih satu jam, enam anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sorong akhirnya bertemu dengan pengunjukrasa.

Dihadapan para anggota DPRD, pendemo menyampaikan keluhan mereka terhadap bencana alam banjir yang dialami.

"Kami minta DPRD memanggil Dinas Pekerjaan Umum Kota Sorong dan Dinas Lingkungan Hidup terkait masalah banjir," kata Ketua Cabang PMII Sorong, Fatur Kelsaba saat berorasi dihadapan DPRD Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Sejumlah Mahasiswa Kota Sorong Demo ke DPRD, Berikut Tujuh Tuntutan Mereka

Baca juga: INILAH Besarnya Tarif Angkot Terbaru di Kota Sorong, Naik Rp 2 Ribu untuk Dewasa

Selain itu, kata dia, persoalan BBM perlu ditinjau kembali karena berdampak bagi masyarakat di Timur Indonesia.

"Kami minta DPRD bisa menyuarakan masalah BBM ini ke tingkat pusat," ungkap Fatur.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Sorong, Syafruddin Sabonama menyampaikan isu BBM merupakan isu Nasional.

Sehingga daerah harus bisa menerima kebijakan tersebut.

"Isu BBM ini isu nasional, kita di derah harus terima kebijakan itu. Itulah hidup bernegara," kata Syafruddin dihadapan pendemo.

Baca juga: AKSI Mogok Sopir Angkot Kota Sorong, Hidup Semakin Tertekan Diminta Setoran Naik

Baca juga: Pj Wali Kota Sorong George Yarangga Borong Ikan di Pasar Boswesen, Cara Humanis Relokasi Pedagang

Untuk masalah banjir, lanjut dia, sementara sudah ditangani pemerintah Kota Sorong.

Bahkan Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw sudah turun langsung dalam penanganan masalah banjir.

"Pemerintah sudah bekerja dalam penanganan masalah banjir. Bencana alam ini menjadi keperihatinan kita semua," ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved