Berita Papua Barat
Sejarah Singkat Berdirinya Ikatan Keluarga Flobamora, Clinton: di Tanah Rantau Kita Satu Keluarga
Sejarah Ringkat Berdirinya Ikatan Keluarga Flobamora, Clinton: di Tanah Rantau Kita Satu Keluarga, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Jefri Susetio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Clinton-Tallo.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Umum Kerukunan Rumah Besar Flobamora Papua Barat, Clinton Tallo menceritakan awal berdirinya IKF bersama Persatuan Perempuan Flobamora (PPF).
Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Papua Barat berdiri pada Jumat (25/9/2015).
"Saya bersama sesepuh Flobamora Papua Barat duduk berembuk. Kita sepakat kalau di NTT boleh kita berasal dari kabupaten/kota yang beda. Di tanah rantau, kita satu keluarga. Makanya, terbentuklah IKF itu," ujar Clinton dalam sesi podcast di Studio TribunPapuaBarat.com, Kamis (8/8/2022).
Baca juga: Bangkitkan Wirausaha Milenial Papua Barat, Waket DPP KNPI Beri Apresiasi Paulus Waterpauw
Baca juga: Kepala BPK Papua Barat Sebut Status Opini WTP Bisa Berubah Jika Laporan Penggunaan APBD Tak Detail
Dia menjelaskan, mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya (almahrum) bersama rombongan pejabat daerah NTT turut hadir saat deklarasi IKF Papua Barat.
Kala itu, berbarengan dengan pelantikan badan pengurus IKF dan PPF periode pertama, menjabat dari tahun 2015 hingga 2021.
Clinton dipercaya menahkodai sekali lagi IKF Papua Barat untuk periode 2021 hingga 2026.
Seiring perkembangan di tubuh organisasi berbasis kekeluargaan tersebut, terbentuklah Angkatan Muda Flobamora (AMFlora) Papua Barat.
Hasil inisiasi generasi muda Flobamora Papua Barat yang terdorong untuk menghidupi semangat persaudaraan di tanah rantau.
Dan, membantu perkembangan IKF Papua Barat, melalui buah pikir dan tindakan versi kawula muda.
Kini, AMFlora Papua Barat diketuai oleh Yosep Yan Karmadi. Sedang, ketua PPF Papua Barat saat ini hingga 2026 mendatang, adalah Adriana Nalle.
Clinton membeberkan, saat ini sedang dalam pembangunan rumah besar Flobamora Papua Barat di Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat.
Baca juga: BPK Papua Barat Sebut Pemeriksaan Kinerja Enam Objek Masih Bergulir
Baca juga: JUMAT Keramat, Kejati Tetapkan Tersangka Mantan Pejabat Bank Papua, Bakal Ada Tersangka Lain
Anggota Flobamora Papua Barat
Keanggotaan IKF Papua Barat, kata Clinton, tak sebatas pengertian nama Flobamora, yaitu Flores, Sumba, Timor dan Alor. Merujuk nama pulau-pulau besar di NTT.
Tetapi, rumah besar Flobamora Papua Barat menampung masyarakat dari 21 kabupaten dan satu kota di Provinsi NTT yang kini tersebar di 12 kabupaten dan satu kota se-Papua Barat.
Ungkapan yang selalu digaungkan oleh IKF, PPF, dan AMFlora, untuk menggugah semangat sekaligus menunjukkan jati diri, yakni "Beta Flobamora, Beta NTT".
Clinton menyebut, sejak berdirinya Flobamora Papua Barat, terus berupaya membantu pemerintah daerah sebagai mitra dalam pembangunan Papua Barat.
Bahkan, mantan Gubernur Papua Barat sekaligus Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan turut menjadi sesepuh Flobamora Papua Barat.
"Kami lebih banyak dalam bentuk bakti sosial. Seperti kemarin, saat puncak pandemi, kita bantu buka gerai vaksin covid-19. Masih ada banyak program yang sudah dan akan terus kita jalankan ke depan," ungkapnya.
(*)