Sabtu, 11 April 2026

Satu Hari Tertunda, Distribusi BBM ke Manokwari Selatan dan Wapramasi Normal

Distribusi BBM sudah dilakukan sejak pagi hari untuk empat SPBU dan sepuluh Pertamina Shop

Tayang:
Penulis: redaksi | Editor: Elias Andi Ponganan
zoom-inlihat foto Satu Hari Tertunda, Distribusi BBM ke Manokwari Selatan dan Wapramasi Normal
TRIBUNPAPUABARAT.COM/F.WEKING
SOSOK - Area Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial dan Trading Regional Papua Maluku, Edi Mangun. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menerangkan, distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Fuel Terminal BBM Sanggeng Kabupaten Manokwari menuju daerah Wapramasi (Warmare, Prafi dan Masni) dan Kabupaten Manokwari, sudah berjalan normal.

Telah diketahui bahwa distribusi BBM sehari sebelumnya (Jumat, 7 Oktober 2022) tidak dapat dilakukan karena ruas Jalan Trans Papua Barat diblokade warga setempat.

Hal ini dipicu oleh kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Trikora Maripi mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

"Hari ini suplai BBM sudah kembali normal. Kemarin, satu hari full kami tidak bisa kirim BBM ke Manokwari Selatan dan sekitarnya," kata Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun melalui keterangan resminya, Sabtu (8/10/2022).

Baca juga: Laka Maut di Jalan Maruni Manokwari Hambat Distribusi BBM ke Manokwari Selatan

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Trans Papua Barat Tewaskan Pengendara, Keluarga Korban Marah dan Rusak Mobil

Baca juga: Dirlantas Polda Papua Barat Klaim Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Turun Signifikan

Ia menjelaskan, distribusi BBM sudah dilakukan sejak pagi hari untuk empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan sepuluh Pertamina Shop (Pertashop).

Distribusi BBM menggunakan empat kendaraan tangki Pertamina dengan kapasitas masing-masing sebanyak 10 kiloliter (Kl). 

"Sebagian besar SPBU dan Pertashop sudah terisi. Nanti semua akan dilayani," terang Edy Mangun.

Manajemen Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman BBM, lantaran situasi pascakelakaan tidak kondusif.

Edy mengimbau agar masyarakat tetap menjaga pola konsumsi BBM sewajarnya, guna menghindari keterbatasan stok BBM yang sudah diperhitungkan.

"Beli BBM sewajarnya, tidak perlu panik berlebihan. Stok di Fuel Terminal BBM Sanggeng aman sampai 10 hari ke depan," ujar Edy Mangun.

Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Dikabarkan Meninggal Dunia, Tim Dokter: Hoaks

Empat SPBU yang dimaksud meliputi SPBU Bram Bersaudara Papua, SPBU Aqsa Jaya Papua, SPBU Petrosyu Pratama dan SPBU Syukur.

Sedangkan sepuluh Pertashop terdiri dari, Pertashop Papua Glory, Pertashop Prafi Prima Papua, Pertashop Hermon Gajochin Abadi, dan Pertashop Sidey Jaya.

Kemudian Pertashop Metron, Pertashop Prima Cipta Karya, dua Pertashop Papua Glory, Pertashop Irman Jaya Martabe dan Pertashop Arsi Prima.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved