Selasa, 21 April 2026

Laka Maut di Jalan Maruni Manokwari Hambat Distribusi BBM ke Manokwari Selatan

Proses distribusi BBM dari Fuel Terminal BBM Manokwari Sanggeng menuju wilayah Wapramasi (Warmare, Prafi dan Masni) dan Manokwari Selatan

Tayang:
Penulis: redaksi | Editor: Elias Andi Ponganan
zoom-inlihat foto Laka Maut di Jalan Maruni Manokwari Hambat Distribusi BBM ke Manokwari Selatan
TRIBUNPAPUABARAT.COM/FRANSISKUS SALU WEKING
WAWANCARA - Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku, Edi Mangun saat diwawancarai di Manokwari, Sabtu (16/7/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Fuel Terminal BBM Manokwari Sanggeng menuju wilayah Wapramasi (Warmare, Prafi dan Masni) dan Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat terhambat.

Hal ini disebabkan pemalangan ruas Jalan Trikora Maruni (Trans Papua Barat) Manokwari, buntut dari kecelakaan yang menewaskan seorang warga pada Jumat (7/10/2022) pagi.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Trans Papua Barat Tewaskan Pengendara, Keluarga Korban Marah dan Rusak Mobil

Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun mengatakan, manajemen terpaksa menunda distribusi BBM karena situasi daerah pascakecelakaan maut kurang kondusif.

Koordinasi dengan pihak keamanan terus dilakukan guna mengetahui perkembangan situasi di Manokwari.

"Kami minta maaf hari ini suplai BBM tidak bisa terkirim. Mudah-mudahan besok pagi kalau sudah aman, kami segera distribusikan," ucap Edy Mangun melalui siaran persnya, Jumat malam.

Baca juga: Nelayan di Manokwari Kesulitan Bahan Bakar, SPBN Diduga Jual BBM Bukan Hanya ke Nelayan

Baca juga: DJPb Sebut Alokasi Dana BLT BBM Papua Barat Capai Rp 214 Miliar

Ia menjelaskan, pemalangan ruas jalan itu mengakibatkan proses distribusi BBM untuk empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan sepuluh Pertamina Shop (Pertashop) tidak dapat dilakukan.

Meliputi SPBU Bram Bersaudara Papua, SPBU Aqsa Jaya Papua, SPBU Petrosyu Pratama dan SPBU Syukur.

Sedangkan sepuluh Pertashop terdiri dari, Pertashop Papua Glory, Pertashop Prafi Prima Papua, Pertashop Hermon Gajochin Abadi, dan Pertashop Sidey Jaya.

Baca juga: Yayasan Bintang Pelajar Papua Gelar Kejuaraan Pencak Silat di Manokwari, 243 Atlet Berpartisipasi

Kemudian Pertashop Metron, Pertashop Prima Cipta Karya, dua Pertashop Papua Glory, Pertashop Irman Jaya Martabe dan Pertashop Arsi Prima.

"Tetapi kami tetap menunggu izin dari pihak kepolisian. Kita semua berharap semua masalah bisa diselesaikan dengan baik, supaya kondisi normal kembali," pungkas Edy Mangun.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved