Nasabah Manokwari Menang Hadiah Gran Max dalam Program Badai Emas Pegadaian 2026
Pegadaian terus berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan layanan keuangan yang aman dan terpercaya
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/hadiah-mobil-pegadaian-2026.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - PT Pegadaian Cabang Manokwari menggelar kegiatan "Badai Emas" dengan agenda penyerahan hadiah kepada nasabah aktif pengguna layanan dan aplikasi digital Pegadaian di Manokwari City Mall (MCM), Rabu (8/4/2026).
Badai Emas merupakan bagian dari program nasional Pegadaian yang digelar sejak September hingga Desember, dengan hadiah utama berupa emas batangan 1 kilogram senilai sekitar Rp3 miliar.
Selain itu, tersedia hadiah lain seperti mobil Gran Max, emas batangan, hingga paket wisata.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Suluttenggo-Malut-Papua, Maksum, menyampaikan bahwa undian dilakukan secara nasional sehingga seluruh nasabah Pegadaian di Indonesia memiliki peluang yang sama.
“Semoga ke depan semakin banyak nasabah di Manokwari yang mendapatkan hadiah dari Pegadaian,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, salah satu nasabah di Manokwari atas nama Nurhidayat berhasil membawa pulang 1 unit mobil Gran Max.
Baca juga: Apresiasi Kinerja Positif dan Perkuat Employee Well-being, Pegadaian Sukses Gelar The Gade Fest 2025
Maksum juga menegaskan bahwa Pegadaian terus berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan layanan keuangan yang aman dan terpercaya.
Ia memaparkan sejumlah capaian strategis, di antaranya Pegadaian resmi menjadi Bank Emas pertama di Indonesia pada 28 Februari 2025, serta ekspansi internasional dengan pembukaan cabang di Timor Leste pada 30 Maret 2026.
“Pegadaian hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Perwakilan OJK Papua Barat, Ferdian Ario, turut menekankan pentingnya inklusi keuangan agar masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan formal.
Ia menilai investasi emas, termasuk tabungan emas Pegadaian, menjadi instrumen yang semakin diminati.
“Program seperti Badai Emas bukan hanya soal hadiah, tetapi juga sarana edukasi agar masyarakat semakin dekat dengan layanan keuangan formal,” ujarnya.
Dengan berbagai inovasi dan program tersebut, Pegadaian berharap dapat mendorong literasi serta inklusi keuangan masyarakat, khususnya di Papua Barat.
| Menjelang Idulfitri 2026, Harga Emas Tembus Rp 2,8 Juta per Gram di Fakfak |
|
|---|
| OJK Papua Barat Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat GERAK Ramadan 2026 |
|
|---|
| Olvin Rondonuwu, Sosok Polisi Wanita Menyalakan Cahaya Pendidikan di Papua Barat |
|
|---|
| Disbun Fakfak Tutup Pendaftaran Program Kapala Emas, Ini Alasannya |
|
|---|
| DPD Solmet Papua Barat Dorong Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Bank di Manokwari ke Bareskrim |
|
|---|