Berita Papua Barat

Dinas PUPR Papua Barat Tunda Proyek Jalan Teluk Bintuni Menuju Maybrat

Dinas PUPR Papua Barat Tunda Proyek Jalan Teluk Bintuni Menuju Maybrat tunggu sampai ada backup-an dari TNI polri

tribunpapuabarat.com/F. Weking
RUAS JALAN - Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanis Momot saat ditemui awak media usai mengikuti ziarah ke TMP Sanggeng, Kabupaten Manokwari dalam rangka memperingati HUT ke-23 Provinsi Papua Barat, Selasa (11/10/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Barat terpaksa menunda pekerjaan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Teluk Bintuni dan Maybrat.

Hal ini berkaitan dengan penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap 14 pekerja jalan di Distrik Moskona Utara, Teluk Bintuni beberapa waktu lalu.

"Sementara ini kami tunda dulu sampai ada backup-an dari TNI/Polri baru kita lanjutkan," kata Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat Yohanis saat ditemui awak media di Manokwari, Selasa (11/10/2022).

Baca juga: Pj Gubernur Paulus Waterpauw Pimpin Ziarah TMP Sanggeng Dalam Rangka HUT ke-23 Provinsi Papua Barat

Baca juga: Maknai HUT Papua Barat ke-23, Dinas PUPR Fokus Peningkatan Konektivitas Jalan

Setelah ada pengawalan aparat keamanan, lanjut dia, pekerjaan jalan yang menghubungkan dua kabupaten itu kembali dilanjutkan.

Proyek jalan itu merupakan bagian dari rencana strategis provinsi terkait dengan konektivitas daerah.

"Jalan itu sangat vital, karena ada calon ibu kota Moskona," ucapnya

Ia berharap, dengan adanya pengawalan dari aparat keamanan maka pekerjaan ruas jalan dilakukan tanpa adanya hambatan.

Sehingga, arus distribusi logistik berjalan lancar demi mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Papua Barat.

"Kami berharap tidak ada lagi insiden itu setelah dibackup TNI/Polri," ujar Yohanis Momot.

Perlu diketahui bahwa dalam insiden penyerangan tersebut, empat dari 14 pekerja ruas jalan Bintuni Maybrat tewas.

Satu dari sembilan orang yang selamat menderita luka tembak.

KKB juga membakar jenazah empat pekerja beserta kendaraan alat berat yang digunakan untuk membuka ruas jalan Bintuni Maybrat.

Pihak Kepolisian Daerah Papua Barat sudah menetapkan 12 orang anggota KKB sebagai tersangka, dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved