Minggu, 12 April 2026

Terdakwa Kasus Posramil Kisor Meninggal, Keluarga Desak Autopsi Jenazah

Kematian Abraham Matte, terdakwa penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat masih menjadi tanda tanya besar bagi pihak keluarga.

Tayang:
zoom-inlihat foto Terdakwa Kasus Posramil Kisor Meninggal, Keluarga Desak Autopsi Jenazah
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
SHOCK - Kuasa hukum terdakwa Abraham Matte, Leonardo Idje mengatakan pihak keluarga shock mendapat kabar terdakwa meninggal dunia di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong, pada Rabu (2/11/2022). Sebab, terdakwa dalam keadaan sehat dan sempat mengikuti sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Sorong. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kematian Abraham Matte, terdakwa penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat masih menjadi tanda tanya besar bagi pihak keluarga.

Oleh sebab itu, keluarga mendesak agar jenazah Abraham Matte segera diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

"Kami tegaskan, kematian Abraham Matte ini dalam keadaan tak wajar, sehingga harus dilakukan pemeriksaan mendalam yaitu autopsi," ucap Leonardo Ijie, selaku penasihat hukum terdakwa saat ditemui awak media di Kota Sorong, Jumat (4/11/2022).

Baca juga: Satu Terdakwa Kasus Penyerangan Posramil Kisor Meninggal, Terdakwa Sempat Ikut Sidang

Permintaan dari pihak keluarga untuk melakukan autopsi, sudah dikoordinasikan dengan kepolisian setempat.

Tim yang akan melaukan autopsi adalah Tim Laboratorium Forensik dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Untuk biaya autopsi sepenuhnya ditanggung oleh Kejaksaan Negeri Sorong, Pengadilan Negeri Sorong, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sorong.

"Keluarga tidak mau tahu dengan biaya. Kami minta tiga lembaga itu bertanggungjawab terhadap biaya autopsi," ujar Leonardo Ijie.

Baca juga: Kronologis Kematian Abraham Matte, Kalapas: Terdakwa Sempat Ngobrol Sama Rekan Tahanan

Pelaksanaan autopsi bertujuan agar keluarga dapat mengetahui penyebab kematian Abraham Matte.

Apabila tidak dilaksanakan, maka wajar bila keluarga mencurigai kematian terdakwa telah diskenariokan.

"Autopsi perlu dilakukan agar di antara kami, dan lembaga-lembaga dimaksud tidak saling menuduh," tegas Leonardo Ijie.

Autopsi jenazah Abraham Matte harus secepatnya dilaksanakan, karena keluarga mengancam akan menggotong jenazah terdakwa ke Kejaksaan Negeri Sorong. 

"Keluarga akan menunggu sampe hari ini terkait proses dan koordinasi soal autopsi," kata Leonardo Ijie.

Baca juga: Keluarga Shock Terdakwa Kasus Penyerangan Posramil Kisor Meninggal

Baca juga: 4 TNI Gugur dalam Penyerangan Posramil Kisor, Pangdam XVIII/Kasuari Kerahkan Personel Kejar Pelaku

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas IIB Sorong, Gustaf N A Rumaikewi mempersilahkan pihak keluarga mengajukan autopsi terhadap jenazah Abraham Matte jika merasa ada kejanggalan.

"Kalau memang mereka minta diautopsi ya silahkan. Biar semua transparan, jangan sampai ada kecurigaan kepada kita di lapas," ucap Gustaf.

Menurutnya, Abraham Matte sendiri baru dipindahkan dari Lapas Sorong Selatan ke Lapas Sorong satu bulan yang lalu. 

Kondisi kesehatan Abraham Mate baik-baik saja waktu itu. Teman-teman satu tahanan juga mengakui bahwa terdakwa sempat bercanda.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved