Disbudpar Papua Barat Serahkan Dokumen Akhir Pengadaan Lahan dan Bisnis Plan Kebun Bunga di Pegaf

Rulan Sarwom menyampaikan, pembangunan pariwisata bertujuan untuk memacu peningkatan pendapatan masyarakat.

Penulis: redaksi | Editor: Haryanto
IST/DISBUDPAR PAPUA BARAT
FOTO BERSAMA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Papua Barat, Rulan Sarwom foto bersama usai acara penyerahan dokumen akhir perencanaan pengadaan lahan, dan dokumen kajian business plan atau rencana bisnis pembangunan budidaya kebun bunga endemik di sekitar Danau Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), pada Selasa (29/11/2022) kemarin. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, PEGUNUNGAN ARFAK - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Papua Barat menyerahkan dokumen akhir perencanaan pengadaan lahan, dan dokumen kajian business plan atau rencana bisnis pembangunan budidaya kebun bunga endemik di sekitar Danau Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf).

Acara ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Papua Barat, Rulan Sarwom, pada Selasa (29/11/2022) kemarin. Acara ini turut dihadiri Kepala Kampung Kombrey, pemilik hak ulayat dan undangan lainnya.

Rulan Sarwom menyampaikan, pembangunan pariwisata bertujuan untuk memacu peningkatan pendapatan masyarakat.

Hal itu dikatakan dalam upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik skala lokal maupun regional.

Baca juga: Bupati Pegunungan Arfak Launching Kawasan Pangan Organik: Kami Suplai ke Semua Pasar di Papua Barat

“Pembangunan sektor pariwisata ini tentu tetap mengacu pada strategi perencanaan pembangunan kepariwisataan sesuai dengan potensi daya tarik wisata masing-masing kabupaten/kota di Papua Barat,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Profil Kabupaten Pegunungan Arfak, Daerah di Papua Barat dengan Wilayah Terkecil dan Dataran Tinggi

Pemandangan Danau Anggi Gida dilihat dari sekitar Puncak Bukit Kobrey, Distrik Sururey, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Senin (20/8/2018). Danau Anggi Gida berlokasi di Distrik Anggi Gida.
Pemandangan Danau Anggi Gida dilihat dari sekitar Puncak Bukit Kobrey, Distrik Sururey, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Senin (20/8/2018). Danau Anggi Gida berlokasi di Distrik Anggi Gida. ((KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO))

Ia menilai, pembangunan sarana dan prasarana sektor pariwisata yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah memerlukan kerjasama dari berbagai pihak.

“Kerjasama itu tentu baik dari instansi pemerintah maupun masyarakat yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung,” kata Plt Kepala Disbudpar Papua Barat.

Baca juga: Kodim Pegunungan Arfak Diresmikan, Pangdam Kasuari Tunjuk Dandim Letkol Inf Alexander Eko Setiawan

Apalagi, diungkapkan Kadis, lahirnya Provinsi Papua Barat Daya menjadi tantangan pembangunan sektor pariwisata Papua Barat.

“Namun, ini menjadi peluang bagi Kabupaten Pegunungan Arfak untuk menjadi destinasi unggulan di Papua Barat,” ungkapnya. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved