Jumat, 1 Mei 2026

Berita Manokwari

Pimpinan OSA Serukan Pesan Keadilan di Tanah Papua

Pimpinan OSA Serukan Pesan Keadilan di Tanah Papua para biarawan/biarawati OSA akan tetap melanjutkan karya kerasulannya

Tayang:
zoom-inlihat foto Pimpinan OSA Serukan Pesan Keadilan di Tanah Papua
TribunPapuaBarat.com//Kresensia Kurniawati Mala Pasa
PESAN KEADILAN - Tiga pimpinan Ordo Santo Agustinus (OSA) berfoto usai menyerukan pesan keadilan di Tanah Papua dalam sesi wawancara dengan awak media di SMA Katolik Villa Nova, Kampung Susweni, Manokwari, Papua Barat, Minggu (15/1/2023) sore. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pimpinan Ordo Santo Agustinus (OSA) melakukan kunjungan ke Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kedatangan pimpinan OSA ini untuk menghadiri peringatan 70 tahun OSA berkarya di Tanah Papua.

Dalam kesempatan itu juga, pimpinan OSA menyerukan pesan keadilan bagi semua orang sambil menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM).

Baca juga: Tiga Pimpinan OSA Gereja Katolik Tiba di Manokwari, Disambut Tarian Adat Tayun

Baca juga: RENUNGAN MINGGU: Pesan Pastor Pater Philipus Sedik: Kewaspadaan, Setia dan Bijaksana

"Untuk persoalan di Tanah Papua, kita berpihak pada keadilan," ungkap Pater Asisten Jenderal, Pater Anthony Banks, OSA kepada awak media di Manokwari, Minggu (15/1/2023).

Pesan keadilan dilontarkan ketiganya, seiring suhu konflik di Tanah Papua yang kian menghangat.

Perseteruan antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan aparat keamanan Republik Indonesia yakni, TNI dan Polri.

Imbasnya Orang Asli Papua (OAP) dan warga sipil lainnya terdesak hingga mengungsi.

Dilansir dari laporan humanrightsmonitor.org yang dirilis Senin, (2/1/2023), setidaknya ada lebih dari 60 ribu pengungsi di Tanah Papua.

Para pengunsi ini tersebar di Kabupaten Nduga, Puncak Jaya, Intan Jaya, Maybrat, Pegunungan Bintang (Distrik Kiwirok) dan Kabupaten Yahukimo (Distrik Suru-Suru).

"Terlepas dari alam Papua yang indah dan orang-orangnya yang ramah, ternyata ada banyak persoalan di Papua," kata Pater Asisten Jenderal, Pater Anthony Banks, OSA.

Tak sampai di situ, lanjut dia, OSA yang telah berkarya 800 tahun di seluruh dunia itu, turut bersinergi dengan organisasi kemanusiaan di Roma untuk menyuarakan persoalan di Tanah Papua.

Hasilnya, laporan tertulis tentang situasi  Papua telah sampai di Takhta Suci Vatikan bahkan dibaca Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik dunia.

"Sudah dibaca Paus Fransiskus," tutur Pater Anthony Banks, OSA.

Dalam refleksi 70 tahun pelayanan OSA di Tanah Papua, ucapnya, para biarawan/biarawati OSA akan tetap melanjutkan karya kerasulannya.

Senada dengan itu, Pater Bernard Baru, OSA mengungkapkan, Ordo Santo Agustinus di Tanah Papua memang fokus mewartakan Injil dan menyuburkan iman Katolik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved