Klasis GKI Manokwari Gelar Raker, Melkianus Warfandu : Momen Kebersamaan 

"Dalam raker ini, kami akan bicara tujuan dari kerja GKI ke depan di Manokwari," kata Melkianus Warfandu.

Penulis: Infak Insaswar Mayor | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/INFAK INSASWAR MAYOR
Penabuhan tifa sebagai tanda pembukaan Rapat kerja I Klasis GKI Manokwari di Gereja Bahtera Pasirido, Selasa (17/1/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Manokwari, Papua Barat,  menggelar Rapat Kerja I mulai Selasa (17/1/2023).

Ketua Klasis GKI Manokwari, Melkianus Warfandu, menyebut rapat kerja menjadi momen kebersamaan sebagai tindak lanjut dari masukan dan keputusan sidang.

"Dalam raker ini, kami akan bicara tujuan dari kerja GKI ke depan di Manokwari," kata Melkianus Warfandu.

Raker ini akan mengevaluasi program pelayanan terhadap jemaat dari hasil sidang Klasis yang pada beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kerja GKI ke depan termuat dalam program rencana strategis (Renstra) dan rencana kerja pelayanan GKI yang merangkul.

Baca juga: Renungan Natal GKI Adonia Wosi Manokwari, Pendeta Leni Ajak Jemaat Menjadi seperti Yusuf

Tugas pelayanan serta berbagai potensi pendukung yang turut memberi dampak dalam pelayanan secara umum, semuanya diberi perhatian secara proporsional agar terwujudnya visi kerajaan Allah.

"GKI sebagai gereja sulung di Tanah Papua harus dapat berdampingan," kata Melkianus Warfandu.

Peran dan strategi GKI dalam pelayanan kepada seluruh jemaat adalah hidup berdampingan dengan  semua suku yang ada di Kabupaten Manokwari. 

Baca juga: Selayang Pandang GKI di Tanah Papua yang Kini Berusia 66 Tahun

Bagi Melkianus Warfandu, Klasis GKI Manokwari menjadi rumah bersama di kota peradaban orang Papua.

Ketua Panitia Raker I Klasis GKI Manokwari, Soni Usyor, mengatakan peserta yang terlibat sekira berjumlah 361 orang.

Raker berlangsung di Gereja Bahtera Pasirido mulai dari 17 Januari 2023 hingga 18 Januari 2023.

Peserta Raker terhimpun dari Badan pekerja Sinode di tanah Papua, Badan Pekerja Klasis, Badan Pengelolaan Pembendaharaan Gereja (BPPG) Klasis Manokwari, dan Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat se-Klasis Manokwari.

"Dana yang diperoleh sebesar Rp 481.676.000 ," ujar Soni Usyor.(*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved