Selasa, 21 April 2026

DPC PERADI Sorong Resmi Dilantik, Muhammad Yasin: Harus Menjadi Benteng untuk Mengawal Keadilan

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia atau DPC PERADI Sorong, Papua Barat Daya, masa jabatan 2022-2027 resmi dilantik.

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto DPC PERADI Sorong Resmi Dilantik, Muhammad Yasin: Harus Menjadi Benteng untuk Mengawal Keadilan
TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari
Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia atau DPC PERADI Sorong, Papua Barat Daya, masa jabatan 2022-2027 resmi dilantik, Senin (6/1/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia atau DPC PERADI Sorong, Papua Barat Daya, masa jabatan 2022-2027 resmi dilantik.

Momentum sakral itu mengusung tema mewujudkan eksistensi officium nobile menuju single barbar dan dihadiri oleh tiga perwakilan dari DPN PERADI.

Pengurus DPC PERADI Sorong masa jabatan 2022-2027 dihadiri dikukuhkan langsung oleh Ketua Harian DPN PERADI Dwiyanto Prihartono di Kota Sorong.

Baca juga: DPN PERADI Gelar Ujian Profesi Advokat di Manokwari Papua Barat

Ketua DPC PERADI Sorong Muhammad Yasin Djamaluddin mengatakan, pelantikan merupakan momentum yang istimewa.

"Hampir empat kali pelantikan pengurus DPC PERADI Sorong dilaksanakan di luar Sorong, dan akhirnya kita laksanakan di Papua," ujar Yasin, Senin (6/2/2023).

Momentum ini, kehadiran DPC PERADI akan menjadi benteng dalam mengawal keadilan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

"Kita bersyukur karena akhirnya pimpinan dari DPN PERADI bisa datang untuk mengukuhkan DPC PERADI Sorong untuk pertama kali di Papua Barat Daya," tuturnya.

Lewat momentum ini, Yasin mengajak semua pengurus agar dapan memancarkan aura positif dalam penegakkan hukum.

Baca juga: Hotman Paris Buat Pernyataan di Medsos, Peradi Manokwari Adukan sang Pengacara ke Polda Papua Barat

"Kehadiran DPC PERADI harus menjadi benteng untuk mengawal keadilan di Kota Sorong dan Papua Barat Daya," ucapnya.

Ketika menyusun pengurus, semua orang ingin namanya masuk dalam struktur.

Kendati demikian, dalam perjalanan pelaksanaan roda organisasi PERADI Sorong hanya beberapa orang saja.

"Fenomena ini hampir terjadi di sema wilayah, sehingga saya harap harusnya kepengurusan ini bisa kerja dengan baik," pungkasnya.(*)

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved