Pemkab Maybrat
Pemkab Maybrat Gandeng TNI-Polri Jamin Keamanan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat, Papua Barat Daya menggelar rapat bersama membahas soal pengembalian warga eksodus.
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/rapat-pj-miras-keamanan.jpg)
"Akan dilaksanakan pembersihan dan pencarian, jangan sampai rekan-rekan saudara-saudara kita yang berada di hutan sana menjadi sasaran akibat tidak mau kembali ke rumah masing-masing," ungkapnya
Danrem berharap mereka yang terlibat dalam kelompok pengganggu keamanan dan kestabilitasan di wilayah Maybrat untuk segera menyerahkan diri secara baik-baik.
Ke depannya akan terapkan mulai pukul 18.00 WIT hingga malam hari siapapun masyarakat yang kedapatan masih berkeliaran membawa parang akan ditindak tegas oleh pihak aparat keamanan.
Baca juga: Di Hadapan Mendagri, Bernhard Rondonuwu Sebut Pendidikan Jadi Fokus Pembangunan di Kabupaten Maybrat
Hal senda juga disampaikan oleh Kapolres Maybrat, AKBP Gleen Rooi Molle.
Kapolres menyampaikan pihak kepolisian sendiri akan menindak tegas terkait peredaran Miras di wilayah Maybrat dan akan membantu pemerintah daerah dalam menegakkan Perda tentang Miras.
Terkait hukuman yang diterima oleh peminum dan penjual miras sesuai dengan hasil keputusan hakim yaitu dengan membayar denda.
"Kami imbau kepada tokoh masyarakat untuk menyampaikan kembali kepada kelompok yang masih berusaha mengganggu keamanan di wilayah Maybrat untuk menyerahkan diri secara baik-baik," kata Kapolres.
(*)