Senin, 20 April 2026

Jelang Hari Besar Keagamaan, Disperindag dan BI Papua Barat Gelar Operasi Pasar Murah

Kelurahan Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, menjadi lokasi pertama operasi pasar murah tersebut.

Tayang:
zoom-inlihat foto Jelang Hari Besar Keagamaan, Disperindag dan BI Papua Barat Gelar Operasi Pasar Murah
TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
OPERASI PASAR – Operasi pasar murah yang digelar Disperindag Papua Barat dan Kantor Perwakilan BI Papua Barat di Kelurahan Pasir Putih, Manokwari, Kamis (23/2/2022) pagi. Operasi pasar murah menjual beras dan minyak yang disalurkan Perum Bulog kantor cabang Manokwari. Ada 500 paket yang disediakan dalam operasi pasar murah kali ini untuk menjaga tingkat inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar operasi pasar murah di Manokwari, Kamis (23/2/2023).

Kelurahan Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari, menjadi lokasi pertama operasi pasar murah tersebut.

Plt Kepala Disperindag Papua Barat, Erix Ayatanoi, mengatakan operasi pasar murah mengimplementasikan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk menjaga inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2023.

Adapun HBKN dalam waktu dekat yakni Idul Fitri dan Hari Paskah.

“Kita kerja sama dengan Perum Bulog kantor cabang Manokwari untuk menyediakan komoditas beras dan goreng,” kata Erix Ayatanoi kepada wartawan di Manokwari.

Baca juga: Bulog Manokwari Gelar Operasi Pasar Murah, Bantu Kebutuhan Masyarakat akan Minyak Goreng dan Beras

 

Kepala seksi (Kasi) barang pokok dan barang penting (bapokting) Disperindag Papua Barat, Vonny R Rumadas, menambahkan operasi pasar murah di Kelurahan Pasir Putih hari ini, Disperindag menyediakan 500 paket.

Dalam satu paket terdiri dari satu karung ‘beras kita’ 10 kg yang dipatok harga Rp 80 ribu, dan sebotol ‘minyak kita’ ukuran satu liter dibanderol harga Rp 10 ribu.

Warga cukup membawa selembar fotokopi kartu keluarga dan uang tunai Rp 90 ribu jika ingin membawa pulang satu paket beras dan minyak tersebut.

“Kita melayani satu paket untuk satu kartu keluarga. Bagi yang punya kios, kita anjurkan tidak membeli. Supaya warga lain bisa kebagian,” Vonny R Rumadas.

Ia mengatakan operasi pasar murah masih akan berlanjut di seputaran Kabupaten Manokwari yang disesuaikan dengan ketersedian stok beras dan minyak.

Baca juga: Pemkot Sorong Gelar Pasar Murah, Bantu Ringankan Ekonomi Warga dan Kendalikan Inflasi

“Besok kita mau bikin operasi pasar murah yang sama di Kelurahan Sowi. Diutamakan di dalam kota dulu dan sesuai dengan stok yang ada,” bebernya.

Pantauan TribunPapuaBarat.com, puluhan warga Kelurahan Pasir Putih dan sekitarnya telah mendatangi lokasi operasi pasar murah yang terletak beberapa meter dari kantor Kelurahan Pasir Putih.

Bahkan, warga rela menunggu hingga satu jam lebih hingga beras dan minyak diantar ke lokasi kemudian dengan tertib mengantre untuk mendapatkan sepaket beras dan minyak goreng.

Seorang warga, Hermina Torey Ariks, mengaku bersyukur dengan adanya operasi pasar murah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved