Ada Perbup Manokwari, Diharapkan Ada Anggaran untuk Bangun dan Operasikan Perpustakaan Kampung
anggaran tidak hanya digunakan untuk membiayai honor pegawai perpustakaan kampung melainkan juga dalam pengadaan buku.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Wiwik-Hariawan-tengah-berpose-bersama-sejumlah-pihak.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Manokwari, Wiwik Hariawan, mengatakan segera menyosialisasi Peraturan Bupati Manokwari.
Peraturan itu berkaitan pengalokasian dana kampung untuk membangun dan mengoperasikan perpustakaan kampung.
Melalui sambungan telepon, Wiwik Hariawan, mengatakan dalam Perbup itu, kampung atau desa diharapkan mengalokasikan anggaran.
Besaran anggaran tidak ditetapkan dalam Perbup, tetapi nanti disetujui melalui musyawarah atau rapat kampung.
"Kami masih menunggu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk sosialisasi di kampung-kampung," katanya, Jumat (10/3/2023).
Baca juga: Bernhard Rondonuwu Ancam Ganti Kepala Kampung yang Selewengkan Dana Kampung di Kabupaten Maybrat
Dalam hal operasional, ucapnya, anggaran tidak hanya digunakan untuk membiayai honor pegawai perpustakaan kampung melainkan juga dalam pengadaan buku.
"Bisa juga dialokasikan untuk kegiatan di perpustakaan kampung," ujar Wiwik Hariawan.
Ia berharap, dengan alokasi dana kampung di perpustakaan kampung, ada peningkatan pelayanan perpustakaan kampung.
Alokasi untuk perpustakaan kampung juga dinilainya dapat melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan.
Baca juga: Bupati Maybrat Tegaskan Tak Antikritik, Perintahkan Transparan Cetak Baliho Dana Kampung dan Distrik
Kegiatan dapat dijalankan berupa pelatihan dan kursus serta peningkatan usaha ekonomi keluarga.
"Seperti yang kami jalankan di Perpustakaan Daerah," kata Wiwik Hariawan.
Ia menilai, perbup itu adalah usaha peningkatan kualitas kampung. Di Indonesia bagian barat, ucapnya, menyebut alokasi dana kampung untuk perpustakaan kampung sudah berjalan.
"Kita di daerah timur ini masih perlu sosialisasi. Saya berharap bisa berjalan bagus nanti," ujar Wiwik Hariawan.