Dalam Sepekan, Stok Beras di Perum Bulog Bertambah 86.813 Ton
"Jumlah stok bakal semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dalam negeri," kata Budi Waseso
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Direktur-Utama-Perum-Bulog-Budi-Waseso-meninjau-stok-beras.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, JAKARTA - Stok beras Perum Bulog bertambah menjadi 283.883 ton beras sejak 6 April 2023.
Jumlah itu karena ada penambahan 86.813 ton beras dibandingkan periode akhir Maret 2023.
Pada akhir Maret lalu, stok beras Perum Bulog mencapai 245.223 ton.
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas), mengatakan stok beras Perum Bulog bakal terus bertambah.
"Jumlah stok bakal semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dalam negeri," kata Budi Waseso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (11/4/2023).
Baca juga: Bapanas Minta Perum Bulog Impor Beras 2 Juta Ton, Begini Respons Budi Waseso
Buwas memerinci, total stok beras itu terdiri dari cadangan beras pemerintah (CBP) 267.446 ton dan 16.437 ton untuk komersial.
Menurut Budi Waseso, pengadaan setara beras dalam negeri sebanyak 143.311 ton.
"Terdiri dari pengadaan CBP sebesar 93.955 ton dan komersial sebesar 49.316 ton," kata Budi Waseso.
Baca juga: Harga Beras Bergejolak, Perum Bulog Diminta Keluarkan Beras Cadangan
Stok beras Bulog hingga 31 Maret 2023 sebanyak 245.223 ton.
Dari total beras tersebut sebanyak 233.661 merupakan (CBP) dan sebanyak 11.561 ton merupakan stok komersil.
Realisasi penyerapan beras dalam negeri oleh Perum Bulog per 31 Maret 2023 mencapai 86.813 ton, yakni untuk pengadaan CBP 47.535 ton dan komersial 39.279 ton.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Stok Beras Bulog Bertambah, Stok 283.883 Ton di April 2023