Bupati Manokwari Ajukan Pengembangan Landasan Pacu Bandara Rendani Jadi 3.000 Meter
Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan Bandara Rendani Manokwari ditargetkan menjadi bandara internasional.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hermus-Indou-saat-memimpin-rapat-pembahasan-pengembangan-Bandara-Rendani.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengakui telah mengajukan perubahan panjang landasan pacu Bandara Rendani menjadi 3.000 meter.
Pengacuan itu ada tambahan 500 meter dari rencana awal 2.500 meter.
"Saya mau 3.000 dan sudah usulkan perubahan target (penambahan) panjang landasan pacu," kata Hermus Indou di hadapan sejumlah kepala OPD dalam rapat pembahasan bersama di Hotel Aston Niu, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (14/4/2023).
Ia mengatakan perubahan target itu demi mengejar visi banyaknya maskapai penerbangan yang bisa beroperasi di Bandara Rendani Manokwari.
Baca juga: Tim Terpadu Mulai Data Dampak Pengembangan Bandara Rendani, Raymon Yap Minta Dukungan Kepala Distrik
Apalagi, ia juga menyingung Bandara Rendani Manokwari ditargetkan menjadi bandara internasional.
"Ini pikiran 50-100 untuk tahun mendatang. Apalagi kalau ke depan, kebutuhan transportasi udara meningkat," kata Hermus Indou.
Ia menginginkan agar Bandara Rendani bisa dikerjakan dalam sekali jalan.
Baca juga: Target Tuntas Tahun Ini, Proyek Perluasan Bandara Rendani Manokwari Masih Tunggu Pembebasan Lahan
Sebelum menyatakan itu, Hermus Indou menyebut ada tiga segmen pengembangan Bandara Rendani.
Ketiganya adalah perpanjangan landasan pacu, pembangunan terminal, dan pengembangan kawasan sisi darat.
"Pilihannya mau kerjakan mana yang dulu atau kerjakan bersama. Tapi hari ini yang sedang dikerjakan ya landasan pacu," ujar Hermus Indou.