Berita Manokwari
Kelurahan Sowi Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting pada Musrembang 2023
Namun menurutnya, hal yang sangat perlu dijawab ialah usulan perbaikan ruangan
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Kelurahan Sowi, Manokwari, Papua Barat mendorong dua program prioritas pada 2024 mendatang.
Dua program tersebut yakni, Pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Kedua program itu merupakan Hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Sowi.
Baca juga: 30 Anak Sembuh dari Stunting di Sowi, Kepala Puskesmas Apresiasi Ketua Tim PKK Manokwari
Baca juga: Soal Naiknya Debit Air di Marampa, Ini Penjelasan dan Permintaan Lurah Sowi
Lurah Sowi Jackson Ullo mengatakan, dua program itu sejalan dengan visi ke depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari.
"Dua hal ini diharapkan dapat berjalan dan diselesaikan pada 2024 mendatang," kata Jackson kepada Tribunpapuabarat.com, Minggu (7/5/2023).
Disisi lain, ia menyatakan berdasarkan hasil Musrenbang pada 2021 lalu, ada sejumlah program rehabilitasi ruangan sekolah yang diajukan.
Disebutnya, satu ruangan sudah direhab di SMP Erikson-Tritt.
Sedangkan ada dua ruangan lainnya belum direhab.
Ruangan yang dimaksud berada di SD Sowi I serta SD Sowi IV pantai.
Jackson mengakui belum dikerjakannya hal itu lantaran saat itu Pemkab Manokwari masih fokus penanggulangan pandemi covid 19.
Sedangkan pada Musrenbang 2022, ia menyebut ada sejumlah program yang sempat diusulkan.
Program itu antara lain drainase, lampu jalan, jalan cor dan talud laut pencegah abrasi.
"Kami juga sempat usulkan pengadaan ambulans untuk Puskesmas Sowi tapi belum dijawab," aku Jackson.
Namun menurutnya, hal yang sangat perlu dijawab ialah usulan perbaikan ruangan yang diajukan pada Musrenbang 2021 lalu.
"Kalau usulan yang 2022 mungkin nanti akan dijawab. Kami juga tidak bisa memaksakan," pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.