Berita Kaimana
Bupati Freddy Thie Ajak Warga Muhammadiyah Kolaborasi Bangun Kaimana
musda harus menjadi ruang untuk mewujudkan visi kebangsaan,dengan lahirnya rekomendasi dan proyeksi
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Bupati-kaimana-di-musda-muhammadiyah.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Bupati Kaimana, Freddy Thie membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah dan Aisyiah ke III, di RM Bellia, Minggu (29/5/2023).
Bupati Freddy mengatakan, hasil Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan Aisyiah ke III, harus menghasilkan badan pengurus yang nantinya bisa mitra dengan Pemkab Kaimana, untuk membangun daerah.
"Pada kesempatan yang baik ini saya mengajak keluarga besar Muhammadiyah Kaimana, untuk bersama-sama bantu pemerintah daerah Kaimana dalam bidang kemasyarakatan, pendidikan dan sosial," kata Freddy Thie saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan Aisyiah ke III, di RM. Bellia, Minggu (29/5/2023).
Baca juga: STKIP Muhammadiyah Manokwari Songsong Status Universitas, 5 Program Studi Baru Disiapkan
Baca juga: Pengurus Muhammadiyah Kaimana Gelar Musyawarah Daerah ke III
Dikatakan Bupati, di era kepeminpinannya bersama wakil bupati, Hasbulla Furuada, sejumlah fasilitas milik Pemkab Kaimana, dikelola oleh lembaga atau organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk kolaborasi Pemkab Kaimana.
"Sehingga melalui musda ini saya berharap, pengurus Muhammadiyah, NU dan juga organisasi lain bisa ambil peran dalam pengelolaan aset milik Pemkab Kaimana," ujarnya.
Bupati mengatakan musda harus menjadi ruang untuk mewujudkan visi kebangsaan, dengan lahirnya rekomendasi dan proyeksi baik untuk kepentingan organisasi serta kemajuan daerah.
"Muhammadiyah harus menjaga eksistensinya sebagaimana tema yang diangkat hari ini. Yakni, Memajukan Kaimana Mencerahkan Semesta," ujarnya.
Lamjut dia, rekomendasi maupun proyeksi nanti harus punya sumbangsih nyata bagi organisasi maupun bagi Kaimana kedepannya.
Diakhir sambutanya, Bupati mengutip pesan dari pendiri Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan, sebagai refleksi dalam pelaksanaan Musda Muhammadiya & Aisyiyah ke-III.
"Sebelumnya saya minta izin untuk mengutip pesan dari K.H. Ahmad Dahlan, "hidup-hidupilah Muhammadiyah jangan mencari hidup di Muhammadiyah. Ini artinya pesan untuk kita selalu iklas melakukan kerja-kerja bagi kemajuan bangsa. Semoga bisa jadi refleksi teman-teman semua di Musdah ke-III ini," tandasnya.
(*)