Wisata Papua Barat

Cantiknya Pesona Alam Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Ada Pulau Matas Lokas Penetasan Penyu

Kepulauan Auri Kabupaten Teluk Wondama menjadi bagian dari wisata Papua Barat yang tersohor keindahan alamnya.

wondamakab.go.id
Wisata Papua Barat Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih (TNTC) di Papua Barat - Kepulauan Auri Kabupaten Teluk Wondama menjadi bagian dari wisata Papua Barat yang tersohor keindahan alamnya. 

Dari Jakarta, Surabaya, Ujung Pandang dan Jayapura menggunakan kapal laut ke Manokwari atau Nabire.

Dari Manokwari ke lokasi taman nasional (Pulau Rumberpon) menggunakan longboat dengan waktu 5,5 jam.

Atau dari Manokwari ke kota kecamatan Ransiki dengan mobil sekitar tiga jam dan dilanjutkan dengan motorboat sekitar 2,5 jam.

Untuk ke Pulau Matas sendiri, bisa melalui Kota Wasior menuju Menarbu dan menggunakan perahu bermotor dengan jarak tempuh kurang dari 3 Jam.

Spot Wisata TNTC Lainnya

Untuk pengunjung di Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih, dapat menikmati satwa hingga lokasi peninggalan sejarah.

Yakni gua alam peninggalan zaman purba, sumber air panas dengan kandungan belerang tanpa kadar garam, hingga gua dalam air.

Kemudian bisa mengunjungi Pulau Rumberpon yang dijadikan lokasi pengamatan burung atau menjelajahi hutan bakau.

Selain itu ada penangkaran rusa dan pengunjung bisa menyelam, bermain-main di pantai, dan melihat kerangka pesawat tempur Jepang yang jatuh di laut.

Opsi lainnya, di Pulau Nusrowi di mana wisatawan dapat mengamati satwa dan perairannya ramah untuk penyelam pemula.

Lainnya, ada Pulau Mioswaar yang memiliki sumber air panas, air terjun, dan gua peninggalan zaman purba.

Di gua ini pengunjung bisa melihat kerangka leluhur etnik Wandau, yang diyakini merupakan kelompok manusia pertama yang menghuni pulau tersebut.

Yang menarik lainnya, ada Pulau Yoop dan perairan Wondesi, spot untuk melihat ikan paus dan lumba-lumba.

Destinasi selanjutnya bisa bertolak ke Pulau Roon untuk mengamati aneka jenis aves, menyelam, dan mendatangi sebuah gereja tua yang kabarnya menyimpan kitab injil yang diterbitkan tahun 1898.

(TribunPapuaBarat.com/ RDZ)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved