DPRD Maybrat Serahkan Dua Nama Calon Pj Bupati ke Mendagri
Penyerahan dua nama itu berdasarkan amanat Kemendagri kepada DPRD Maybrat untuk mengusulkan calon Pj bupati.
Penulis: Libertus Manik Allo | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pimpinan-DPRD-Maybrat-saat-menyerahkan-dua-nama-calon-Pj-Bupati.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maybrat telah menyerahkan dua nama calon Pj Bupati ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.
Penyerahan dua nama itu berdasarkan amanat Kemendagri kepada DPRD Maybrat untuk mengusulkan calon Pj bupati.
Wakil Ketua II DPRD Maybrat, Agustinus Tenau, mengatakan dua nama yang diusulkan ke Kemendagri merupakan hasil rapat dan musyawarah bersama pimpinan dan anggota DPRD Maybrat.
"Lima fraksi di DPRD Maybrat,mengusulkan dua nama yakni Bernhard Rondonuwu dan Rahman. Dua nama itu yang kami serahkan ke Kemendagri beberapa waktu lalu," kata Agus Tenau kepada TribunPapuaBarat.com via selulernya, Kamis (27/7/2023) pukul 11.45 WIT.
Penentuan Pj Bupati Maybrat periode 2023-2024, ucapnya, merupakan kewenangan Menteri Dalam Negeri sesuai Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.
Baca juga: DPRD Usul Bernhard Rondonuwu dan Rahman Jadi Pj Bupati Maybrat, Ini Pernyataan Agus Tenau
"DPRD tidak bisa intervensi. Kami sebatas memberikan masukan atau pertimbangan jika dimintai," ujar Agustinus Tenau.
Alasan DPRD Maybrat tak mengajukan OAP Maybrat dalam bursa calon Pj bupati didasari oleh beberapa faktoi.
Antara lain menjaga netralitas menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024.
Ia mengatakan Maybrat pernah dihantam konflik kesukuan lantaran tidak adanya sikap netral.
Baca juga: Orang Asli Papua Jabat Kapolres Maybrat, Ini Pesan Menyentuh Kapolda Silitonga ke Ruben O Kabarek
"Maybrat sekarang sudah 'sembuh'. Kami tidak ingin, kejadian tahun lalu, terjadi kembali. Makanya kami usulkan bukan OAP, agar netral," jelasnya.
Agus mengimbau masyarakat Maybrat untuk tetap tenang menunggu siapa yang nanti ditetapkan jadi Pj bupati.
"Jangan mau diprovokasi. Kita harus sama-sama menjaga sitkamtibmas menjelang Pemilu 2024," kata Agustinus Tenau.