Berita Manokwari Selatan
Agustinus Tenau: Bupati Maybrat Terpilih Harus Merangkul dan Berinovasi
Sebab, dengan kamtibmas yang kondusif, potensi Maybrat di sektor pariwisata dapat dilirik wisatawan baik domestik maupun internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/AT-34.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kabupaten Maybrat baru saja merayakan hari jadinya yang ke-15 pada, 3 Mei 2024 lalu.
Terkait itu, Wakil Ketua 2 DPRD Maybrat Agustinus Tenau mengungkapkan harapannya untuk Kabupaten Maybrat di waktu mendatang.
Politis Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengatakan, usia 15 tahun kalau diandaikan manusia kategori remaja.
Baca juga: Pilkada Maybrat 2024, Agustinus Tenau Siap Maju, Nasdem Bentuk Tiga Tim
Baca juga: Inspektorat Maybrat Datangi Kantor BPKP Papua Barat di Manokwari, Ini yang Dibahas
Kendati demikian, terlepas dari kekurangannya, Maybrat di usai 15 tahun ini, sudah mulai berbenah.
Itu semua sambung Agustinus Tenau, tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi dan masyarakat pada khususnya.
"Memang semua tidak terlepas dari kesempurnaan. Masih ada kekurangan sana-sini," kata pria yang akrab disapa Kakak Gusten ini via selulernya, Jumat (10/5/2024) pukul 12.00 WIT.
Oleh sebab itu, Agustinus Tenau berharap siapa saja yang nantinya terpilih sebagai bupati agar bisa merangkul dan berinovasi untuk mengangkat nama Maybrat.
Baik di level provinsi, pusat maupun internasional.
"Mengingat Maybrat juga akan melakukan pilkada, jadi itulah harapan kami untuk bupati terpilih," ujar Agustinus Tenau.
Iapun mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan kontribusi membangun Maybrat sejak dimekarkan hingga saat ini.
"Mereka semua berjasa dalam membangun Maybrat. Mulai dari bupati pertama serta jajarannya hingga saat ini," tuturnya.
Lanjut Agustinus Tenau, salah satu capaian yang terbilang bagus di sektor perekonomian ialah mengangkat kacang tanah Maybrat.
Sebab, sebelumnya kacang tanah Maybrat hanya bersifat konsumtif.
Namun, di bawah kepemimpinan Pj Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu, kacang tanah Maybrat yang awalnya hanya konsuntif sekarang berubah menjadi ekonomis.
"Ada juga beras Kamundan. Kita harap ini terus ditingkatkan. Ada juga program sekolah sehari, infrastruktur dan lain sebagainya," ujarnya.