Kamis, 23 April 2026

Mulai 2023, STIH Manokwari Kirim Mahasiswa untuk Studi Banding ke Luar Negeri

Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma, mengatakan studi banding bertujuan untuk mengasah karakter mahasiswa, khususnya dari kalangan orang asli Papua.

Tayang:
zoom-inlihat foto Mulai 2023, STIH Manokwari Kirim Mahasiswa untuk Studi Banding ke Luar Negeri
TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma, melepas tujuh mahasiswa studi banding ke luar dan dalam negeri periode Agustus 2023, Rabu (2/8/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, mulai 2023, mengirim belasan mahasiswanya untuk studi banding ke luar dan dalam negeri.

Ketua STIH Manokwari, Filep Wamafma, mengatakan studi banding bertujuan untuk mengasah karakter mahasiswa, khususnya dari kalangan orang asli Papua.

Mereka diharapkan menjadi mahasiswa yang memiliki semangat belajar, berjiwa pemimpin, berani, dan berdaya saing.

Sekembali dari studi banding, para mahasiswa itu menjadi duta kampus yang menyebarkan virus positif  untuk mengugah semangat mahasiswa lain.

Baca juga: Ikatan Alumni STIH Manokwari Gelar Mubes Pertama, Filep: Wujudkan STIH Manokwari yang Unggul

 

“Tidak ada yang salah dari sistem pendidikan dan guru atau dosen kita. Terkadang lingkungan belajar itu yang mempengaruhi. Karena itu, mahasiswa harus pergi belajar ke luar dan mendapat pengalaman baru,” kata Filep Wamafma setelah melantik 19 pejabat struktural STIH Manokwari, Rabu (2/8/2023).

“Pembentukan karakter kunci pendidikan di Papua Barat karena di sini iklimnya masih santai,” katanya.

Menurut anggota DPR RI itu, studi banding merupakan cara tercepat dan paling efektif membentuk karakter mahasiswa di Papua Barat.

Itu lebih efektif daripada menyekolahkan ke luar negeri yang akan memakan biaya yang besar dan waktu yang lama.

Ia berharap Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat lebih bijak memakai dana Otsus untuk mewujudkan “Papua Cerdas”.

Baca juga: Siapkan SDM Hukum, STIH Manokwari Gelar Workshop untuk Revisi Kurikulum

Salah satunya dengan menyisihkan anggaran untuk mendukung program STIH Go International.

“Studi banding sepenuhnya berasal dari pengelolaan biaya SPP mahasiswa. Anggaran yang terbatas, hanya bermodal semangat untuk pendidikan Papua Barat lebih baik,” ujar anggota DPD RI itu.

Ia menyebut, periode pertama pengiriman mahasiswa STIH Manokwari ke luar negeri yakni ke Thailand dan Malaysia pada Juni 2023.

Dua mahasiswa asli Papua dari STIH Manokwari studi banding di Universitas Tun Hussein Onn Malaysia hingga 29 Juli 2023.

“STIH Manokwari punya10 perjanjian internasional. Kita berharap ke depan lebih banyak anak-anak kita yang dikirim studi banding,” ujar Filep Wamafma.

Baca juga: Ribuan Mahasiswa Papua Terancam Putus Kuliah di Dalam dan Luar Negeri, Begini Respons Staf Presiden

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved