Berita Manokwari Selatan
Elsina Sesa: Launching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Mansel Bentuk Komitmen Pemerintah
Mari kita keroyok bersama-sama. Kita buat kedua kampung ini bisa bebas dari KDRT, sehingga menjadi contoh bagi kampung lain di Papua Barat
Penulis: Elias Andi Ponganan | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Elsina-Sesa.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) melaunching desa ramah perempuan dan peduli anak di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) pada Jumat (22/9/2023) kemarin.
Adapun desa di Mansel yang dilaunching jadi desa ramah perempuan dan peduli anak ialah, Kampung Margomulyo dan Watariri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Papua Barat Elsina Y Sesa mengatakan, launching itu merupakan komitmen pemerintah pusat dalam mengakomodir hak perempuan dan anak.
Untuk itu, Elsina berharap penguatan pemberdayaan perempuan dapat bersinergi melalui program pengembangan kampung dan desa.
Baca juga: Kementerian P3A Launching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Manokwari Selatan
Baca juga: Kampung Watari dan Margomulyo Jadi Desa Pencanangan Ramah Perempuan dan Peduli Anak
Satu di antaranya pengarus utamaan gender.
"Pengembangan desa ramah perempuan dan peduli anak harus melibatkan semua pihak di kampung atau desa," kata Elsina dalam sambutannya saat menghadiri launching desa ramah perempuan dan peduli anak di Balai Kampung Margomulyo, Distrik Oransbari, Jumat, (22/9/2023).
Elsina mengajak, Kepala Kampung Margomulyo dan Watariri beserta perangkatnya membuat program kegiatan keterampilan yang berpihak kepada perempuan dan anak.
"Untuk Kedua Srikandi Kepala Kampung Margomulyo dan Watariri, mari buktikan bisa dan mampu untuk memimpin," ujarnya.
"Mari kita keroyok bersama-sama. Kita buat kedua kampung ini bisa bebas dari KDRT, sehingga menjadi contoh bagi kampung lain di Papua Barat," tambahnya.
(*)