Berita Kaimana
Dinas Peternakan Papua Barat Ambil Sampel Darah Ternak di Kaimana, Cegah PMK
Warbal berharap kedepan agar masyarakat bisa mendukung kegiatan surveilance, tanpa perlu merasa takut bila ternaknya diambil sampel darah
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Yohanes-Don-Bosco-Warbal.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan (PKH) Papua Barat mengambil sampel darah ternak di Kaimana, Selasa (3/10/2023) lalu.
Pengambilan sampel darah ternak bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kaimana.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kaimana, Yohanes Don Bosco Warbal mengatakan tujuan pengambilan sampel ternak untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Baca juga: Dinas Peternakan Papua Barat Punya 7 Peternakan Model: Jadi Role Model Peternak OAP
ernakan Papua Barat Siapkan Lima Dokter Periksa Hewan Kurban di Manokwari
Serta menjaga keamanan pangan asal hewan (PAH) yang aman sehat utuh dan halal (ASUH) di Kaimana.
"Pengambilan sampel darah pada hewan ternak untuk mengetahui sejauh mana virus PMK yang ada diternak dan titer anti bodi di tubuh ternak.
Untuk kegiatan ini, hewan ternak yang diambil sampel darahnya sebanyak 28 ekor terdiri dari sapi, kambing, dan babi," jelasnya kepada wartawan di ruang kerja, Jumat (6/10/2023).
Dikatakan Warbal selain mengambil sampel darah ternak pihaknya juga mengambil sampel pangan pada ayam beku, pentolan daging sapi, sosis disejumlah minimarket dan tempat pembuatan bakso.
"Seluruh sampel darah maupun sampel pangan akan di kirim ke Papua Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Warbal berharap kedepan agar masyarakat bisa mendukung kegiatan surveilance, tanpa perlu merasa takut bila ternaknya diambil sampel darah.
"Karena itu untuk kepentingan penelitian titer antibodi, sehingga ternak dan pangan asal hewan bebas dari penyakit dan layak untuk di konsumsi masyarakat Kaimana," pungkasnya.
(*)