Senin, 20 April 2026

Berita Kaimana

Deklarasi Zero HALINAR, Lapas Kaimana Perkuat Integritas dan Pengawasan

Deklarasi tersebut ditandai dengan apel bersama dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Deklarasi Zero HALINAR, Lapas Kaimana Perkuat Integritas dan Pengawasan
istimewa/Doc: Lapas Kelas III Kaimana
LAPAS KAIMANA - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak saat menandatangani Ikrar Lapas Kelas III Kaimana pada Deklarasi Zero atau Bebas Handphone, Pungutan liar, dan Narkoba (HALINAR) sebagai komitmen untuk ciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, Senin (20/4/2026) 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana, Papua Barat, mendeklarasikan komitmen Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR) sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan tertib.

Deklarasi tersebut ditandai dengan apel bersama dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak di halaman Lapas Senin (20/4/2026).

Adapun peserta apel seluruh jajaran petugas lapas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) 

Dalam arahannya, Rumbiak menegaskan pentingnya integritas dan komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas yang bebas dari praktik-praktik terlarang.

“Zero HALINAR adalah komitmen bersama. Tidak hanya petugas, tetapi juga seluruh WBP harus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya.

Baca juga: Lapas Kaimana Gelar Donor Darah Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Sebagai simbol keseriusan, dilakukan penandatanganan deklarasi Zero HALINAR oleh seluruh petugas.

Langkah ini menegaskan penolakan terhadap penyalahgunaan handphone ilegal, pungutan liar, serta peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Rumbiak menekankan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus diimplementasikan dalam tugas sehari-hari.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi, serta menanamkan nilai integritas dalam setiap lini pelayanan.

Menurutnya, deklarasi ini menjadi momentum memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya narkoba dan praktik pungli yang dapat merusak sistem pemasyarakatan.

"Harapan kami, Lapas Kaimana terus menjaga kredibilitas sebagai institusi pembinaan yang profesional, berintegritas, dan bebas dari penyimpangan,” tegas Yoseph S. Rumbiak.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved