Selasa, 14 April 2026

''Setor Rp 3,5 Juta agar Bisa Jual Kembang Api di Pasar Baru Kaimana''

“Tong (kami) bayar tiga juta setengah ke pengurus,” katanya kepada TribunPapuabarat.com di Pasar Baru Kaimana

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto ''Setor Rp 3,5 Juta agar Bisa Jual Kembang Api di Pasar Baru Kaimana''
TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
TAHUN BARU - Warga Manokwari memotret pesta kembang api di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (1/1/2023) pukul 00.00 WIT. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Setiap tahun di Kaimana, menjelang Idul Fitri serta Natal dan Tahun Baru, bermunculan penjual kembang api di Kawasan Pasar Baru Kaimana.

Informasi yang diperoleh TribunPapuabarat.com, penjual kembang api di kawasan Pasar Baru Kaimana kurang lebih berjumlah 30 orang. Mereka terlebih dahulu didata oleh seorang pengurus.

Penjual kembang api yang enggan namanya diberitakan mengatakan harus membayar per Rp 3,5 juta kepada seorang pengurus.

Ia pun enggan menyebutkan secara pasti siapa pengurus tersebut.

Baca juga: Satlantas Polres Manokwari Larang Warga Sulap Jalan Jadi Arena Kembang Api: Harus Ajukan Izin

 

Tahun lalu, ia dan penjual lain kembang api harus membayar Rp 3 juta per orang. Pada tahun ini naik sebesar Rp 500 ribu.

Dengan membayar Rp. 3,5 juta, mereka diberi waktu untuk berjualan sejak 6 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024.

“Tong (kami) bayar tiga juta setengah ke pengurus,” katanya kepada TribunPapuabarat.com di Pasar Baru Kaimana, Senin (18/12/2023).

Baca juga: Masyarakat Papua Barat Diminta Tak Nyalakan Kembang Api di Sekitar Gereja Selama Perayaan Natal

Penjual tersebut juga keluhkan soal sepi pembeli, yang berdampak pada penghasilannya.

Menurutnya, per hari bisa mendapat Rp 50 -100 ribu. Ia masih berharap kembang api jualannya laris manis mulai 24 Desember hingga 31 Januari nanti.

“Biasanya mulai ramai pembeli dekat Hari Natal dan malam tahun baru,” katanya.

Pantauan TribunPapuabarat.com di Pasar Baru Kaimana, beragam jenis dan ukuran kembang api dan petasan dijual di sana.

Para pedagang menggunakan meja sederhana untuk menjajakan petasan dan kembang api.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved