Rabu, 22 April 2026

Buka Rakerwil dan Ideopolitor, Ali Baham Temongmere Sanjung Perkembangan Muhammadiyah

Ali Baham Temongmere meminta agar Rakerwil mengevaluasi apa yang sudah dilakukan termasuk peran seluruh pengurus baik di Muhammadiyah maupun Aisyiyah.

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Buka Rakerwil dan Ideopolitor, Ali Baham Temongmere Sanjung Perkembangan Muhammadiyah
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere; Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib; serta undangan dalam pembukaan Rakerwil dan Ideopolitor Muhammadiyah dan Aisyiyah Papua Barat di Hotel Fujita Manokwari, Papua Barat, Jumat (12/1/2024) malam. 

Baginya, 13 majelis di struktur Muhammadiyah untuk membangun bangsa khususnya di Papua Barat.

Ia menyatakan Muhammadiyah juga akan mendorong penyelesaian masalah stunting yang menjadi konsentrasi pemerintah.

Di bidang pendidikan, Muhammadiyah pun telah membangun tiga STKIP Muhammadiyah, termasuk di Manokwari.

Mahasiswa di STKIP Muhammadiyah Manokwari, ucap Mulyadi Djaya, diisi 60-70 persen orang asli Papua (OAP) dan beragama Kristen.

"Kenapa mereka suka pendidikan di STKIP Muhammadiyah? Karena SPP-nya bisa dicicil. Tidak apa-apa, yang penting anak-anak kita bisa melanjutkan sekolah," kata Mulyadi Djaya.

Pembukaan Rakerwil dan Ideopolitor Muhammadiyah dan Aisyiyah Papua Barat ini dihadiri Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat, Mohamad Lakotani.

Ada juga Kepala Bakesbangpol Papua Barat, Thamrin Payapo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Ahmad Nasrau dan sejumlah pengurus serta ormas Islam lainnya di Manokwari.

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved