Sabtu, 25 April 2026

Berita Mansel

39 Siswa Dikmata Kodam XVIII Kasuari Resmi Sandang Pangkat Prada

Oleh sebab itu sikap dan prilaku harus menyesuaikan dengan norma dan etika seorang prajutit TNI

Tayang:
zoom-inlihat foto 39 Siswa Dikmata Kodam XVIII Kasuari Resmi Sandang Pangkat Prada
(Foto: TribunPapuaBarat.com//Andika Gumenggilung).
Para siswa Dikmata yang mengikuti upacara penutupan Prodi Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2023, di Mako Rindam XVIII Kasuari, di Distrik Momiwaren, Kabupaten Mansel, Rabu (13/3/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Rindam XVIII Kasuari melaksanakan upacara penutupan program studi (Prodi) Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II TA 2023, yang diikuti 39 siswa Dikmata, di Mako Rindam XVIII Kasuari, di Distrik Momiwaren, Kabupaten Mansel, Rabu (13/3/2024).

Upacara penutupan prodi Dikmata tersebut menjadi tanda resminya 39 siswa Dikmata tersebut menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada).

Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah melalui Danrindam XVIII Kasuari Kolonel Inf Slamet yang menjadi Inspektur Upacara mengatakan, dengan penutupan pendidikan sekaligus pelantikan ini, para siswa Dikmata akan mengalami perubahan status dari sipil ke militer.

Baca juga: Mayor Anton Timotius Pimpin Batalyon 764 Kaimana, Letkol Ucok Namara Jabat Dansecata Rindam Kasuari

Baca juga: Prajurit Kodam XVIII/Kasuari Wajib Pegang Teguh Integritas dan Komitmen Netralitas TNI/Polri

"Hal ini berarti bahwa seorang prajurit terikat dengan norma dan aturan keprajuritan. Oleh sebab itu sikap dan prilaku harus menyesuaikan dengan norma dan etika seorang prajutit TNI," tuturnya.

Dijelaskannya, setelah menjalani pendidikan dan pelatihan selama lima bulan di Rindam XVIII Kasuari, para siswa Dikmata ini sudah memiliki keterampilan dasar keprajuritan.

"Setelah selesai dengan pendidikan pertama ini, prajurit akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai kecabangan masing-masing di lembaga pendidikan TNI AD," ungkapnya.

Pangdam kemudian mengapresiasi jajaran Rindam XVIII yang sudah melaksanakan pendidikan ini.

"Selanjutnya segera laksanakan evaluasi menyeluruh terhadapn sepuluh komponen pendidikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada periode selanjutnya," pungkasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved