Berita Manokwari

Peringatan HKG ke-52, TP-PKK Kabupaten Manokwari Bertekad Turunkan Angka Stunting Lewat Posyandu

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang terhadap bayi/balita karena kurang gizi kronis.

|
Tribunpapuabarat.com//Kresensia Kurniawati Mala Pasa
HKG PKK – Bupati Manokwari Hermus Indou didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Manokwari Ny. Febelina Indou menyerahkan bantuan bahan PMT kepada kader posyandu, dalam peringatan HKG PKK ke-52 tahun, bertajuk "Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju”, berlangsung di aula DPD PWKI Papua Barat, pada Kamis (14/3/2024) pagi hingga siang. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Menurunkan angka stunting di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat menjadi tekad Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Manokwari, dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 tahun 2024.

Berlangsung di aula DPD PWKI Papua Barat, pada Kamis (14/3/2024) pagi hingga siang, peringatan HKG PKK ke-52, bertajuk "Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju". HKG PKK diperingati tiap tahun pada tanggal 4 Maret.

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Manokwari Hermus Indou sebagai pembinan TP-PKK Kabupaten Manokwari bersama segenap pimpinan SKPD Kabupaten Manokwari, serta organisasi wanita Kabupaten Manokwari.

Baca juga: PKK Fakfak Sukses Laksanakan Program 2023, Siti Fatimah Bauw: Pentingnya Kerjasama Semua Pihak

Baca juga: Siti Mardiana Imbau Ibu PKK se-Papua Barat untuk Punya Identitas Kependudukan Digital

Ketua TP-PKK Kabupaten Manokwari Ny. Febelina Indou mengatakan, penurunan angka stunting akan lebih digiatkan di tingkat posyandu melalui pemberian makanan tambahan (PMT).

Sehingga, ucapnya, TP-PKK Kabupaten Manokwari sedang mengkaji rencana pembangunan sembilan posyandu semi permanen untuk mengakomodasi penanganan dan pencegahan stunting di kawasan padat penduduk.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang terhadap bayi/balita karena kurang gizi kronis.

“PKK awalnya terbentuk karena keprihatinan terhadap anak busung lapar. Dan sekarang perhatian kita tercurah untuk anak-anak kita yang stunting,” ungkap Febelina Indou dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan, pada tahun ini TP-PKK Kabupaten Manokwari masih akan melanjutkan program PMT dengan target 5.531 bayi/balita, melalui 76 posyandu yang tersebar di 9 kelurahan di Manokwari.

Dalam peringatan HKG PKK ke-52 hari ini, TP-PKK Kabupaten Manokwari menyerahkan bantuan bahan PMT kepada 8 kader posyandu dari 8 kelurahan.

Bahan PMT itu di antaranya telur, gula, susu dan kacang hijau untuk kebutuhan di posyandu selama tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, kata dia, TP-PKK Kabupaten Manokwari juga telah membayar honor 152 kader posyandu untuk 10 bulan, dengan rincian Rp150.000 per bulan.

Menurut dia, kader posyandu merupakan garda terdepan penanganan dan pencegahan stunting. Maka dari itu, ia mendorong agar anggota TP-PKK tingkat kampung/kelurahan dan distrik (kecamatan) untuk berperan aktif menjalankan 10 program PKK, khususnya masalah stunting di Manokwari.

Sehingga, TP-PKK Kabupaten Manokwari berhasil mencapai visi Gerakan PKK tahun 2021-2024, “Terwujudnya Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertakwa menuju Indonesia Maju 2024”.

“Kabupaten Manokwari diukur pertama-tama dari kampung/kelurahan, distrik, baru di tingkat kabupaten. Ini adalah tahun terakhir visi Gerakan PKK tahun 2021-2024, jadi mari beri yang terbaik,” jelas Bunda Paud Manokwari itu.

Dalam menyemangati HKG PKK ke-52, lanjut dia, TP-PKK Kabupaten Manokwari juga telah melaksanakan lomba line dance yang diikuti 24 kelompok tari, bertempat di Manokwari City Mall, pada Sabtu, (9/3/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved