Kamis, 9 April 2026

Berita Manokwari

Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Harli Siregar: Puasa Momentum Perbanyak Doa

Harli Siregar berharap seluruh pegawainya  bekerja dengan baik di tanah Papua Barat ini, bukan sebaliknya menjadi perusak.

Tayang:
zoom-inlihat foto Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Harli Siregar: Puasa Momentum Perbanyak Doa
TribunPapuaBarat.com//Hans Kapisa
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Harli Siregar, menyalurkan sembako kepada seluruh pegawai Kejati Papua Barat di momen bulan suci Ramadhan di kantor Kejati Papua Barat di Manokwari, Selasa 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Harli Siregar berbagi kasih bersama seluruh pegawai Kejati Papua Barat di momen Ramadan 1445 Hijriah.

Momen kebersamaan internal keluarga besar Adhyaksa Papua Barat untuk mempererat toleransi itu, dipimpin langsung Kajati Harli Siregar dengan menyalurkan sembako kepada seluruh pegawainya.

Dikatakan Harli Siregar, bahwa ibadah puasa tidak terbatas pada melaksanakan perintah agama, tetapi lebih dari itu bagaimana setiap pribadi meningkatkan doa dan merebut berkah dari Tuhan.

Baca juga: Banyak Promo! Kampanye Big Ramadan Sale pada Promo Puncak 25 Maret Penuhi Kebutuhan Pengguna

Baca juga: Personel Kodim 1803/Fakfak Lakukan Pengamanan Rutin Selama Ramadan 1445 Hijriah

"Karena esensi dari ibadah puasa adalah bagaimana setiap pribadi lebih mendekatkan diri dengan Tuhan Sang pemilik hidup melalui doa dan amal baik yang mendatangkan berkah," ujar Kajati Harli Siregar di kantor Kejati Papua Barat, Selasa (26/3/2024). 

Ia mengatakan, bahwa pembagian sembako, gelaran pasar murah, pembagian takjil, bahkan buka puasa bersama merupakan rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan yang juga diartikan sebagai momentum meningkatkan kinerja. 

"Rangkaian kegiatan tersebut penting sebagai penggerak dalam meningkatkan kinerja, bukan sebaliknya (Puasa) diartikan sebagai kesempatan memperpanjang "tidur," ujar Kajati memotivasi. 

Oleh karena itu, lanjut Harli, justru momen puasa kita memberikan contoh teladan dengan meningkatkan kinerja untuk mendapatkan berkah di bulan suci Ramadan ini.

"Jadi kalau ada yang berasalan di bulan suci Ramadan lalu bermalas-malasan maka itu akan menjadi legitimasi bahwa kita tidak mengambil bagian yang terbaik dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan," ucapnya. 

Jaga Integritas di Bulan Suci Ramadan

Kesempatan tersebut Kajati Papua Barat, Harli Siregar juga menyentil soal sumber bantuan sembako yang disalurkan kepada seluruh pegawainya.

"Bagian ini perlu saya sampaikan, bahwa kami (Kejati) tidak menerima bantuan atau donasi dari pihak manapun di momen keberkahan ini karena bagi saya itu "haram" dan tentu memberikan dampak legitimasi buruk atas integritas kami," tuturnya.

Ia mengakui, bahwa sembako yang diberikan kepada pegawainya murni dari hasil kumpul kami (insan Adhyaksa) sedikit-demi sedikit untuk menjadi berkah bersama. 

"Penyaluran sembako dan pasar murah di lingkungan Kejati Papua Barat ini saya gagas seperti ini supaya kita "tidak aneh-aneh" di luar, karena banyak contoh yang sudah kita lihat menjadi perusak organisasi," tegasnya. 

Dengan demikian, Harli Siregar berharap seluruh pegawainya  bekerja dengan baik di tanah Papua Barat ini, bukan sebaliknya menjadi perusak.

"Catatan saya bahwa sekecil apapun yang dapat kita berikan sebagai torehan prestasi, kelak akan menjadi langkah besar bagi kebaikan tanah ini. Sebagai APH (aparat penegak hukum), kita hadir di sini untuk mengangkat harkat dan martabat tanah ini menjadi lebih baik," ujar Harli Siregar mengakhiri. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved