Gempa di Manokwari
Pasca Diguncang Gempa 6,1 Magnitude, Markus Waran Keluarkan Imbauan untuk Warga Mansel
Menurut Markus Waran, setelah berkoordinasi dengan BMKG, bahwa tidak ada gempa susulan.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/markus-waran-soal-pilgub-120.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) diguncang gempa 6,1 magnitude, Selasa (9/4/2024) pagi.
Menyikapi peristiwa itu, Bupati Mansel Markus Waran mengeluarkan imbauan bagi warganya.
Menurut Markus Waran, setelah berkoordinasi dengan BMKG, bahwa tidak ada gempa susulan.
Baca juga: Gempa Bumi Guncang Manokwari, Sejumlah Orang Berlarian Keluar dari Hotel
Baca juga: Mansel Diguncang Gempa 6,1 Magnitude, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Tak Borpetensi Tsunami
Namun dengan cuaca yang cukup ekstrim beberapa waktu belakangan ini, Markus Waran meminta warga untuk tetap waspada.
"Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan ini, kami imbau untuk masyarakat di Mansel agar kita waspada," tuturnya, Selasa (9/4/2024).
Karena memang dikatakan Waran, wilayah Mansel cukup rawan bencana.
"Yaitu bencana banjir, bencana longsor, dan bencana gempa bumi serta lainnya yang kita tidak duga," ucapnya.
"Jadi bagi warga yang di gunung-gunung, harus hati-hati. Jangan sampai curah hujan tinggi dan terjadi longsor. Yang ada di bantaran sunga, waspada. Jangan terlalu lelap tidurnya. Karena bisa terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi," sambungnya.
Waran juga meminta agar setiap elemen masyarakat untuk tetap berdoa dan meminta perlindungan dari Tuhan yang Maha Esa.
"Berdoa dan berbuat, kemudian melihat lokasi-lokasi aman untuk dijadikan titik menyelamatkan diri," ujarnya.
Waran juga berpesan agar BPBD Mansel terus bekerja maksimal menyikapi setiap bencana alam.
"Agar kita bisa cepat tanggap dan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," pungkasnya.
(*)