Buka Musrenbang Papua Barat 2024, Ali Baham Temongmere: Otsus Tidak Diskriminatif
Menurut Ali Baham Temongmere, dalam pelaksanaan dana Otsus tetap menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dalam pelayanan publik.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ali-Baham-Temongmere-dalam-sambutan-Musrembang.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, menegaskan otonomi khusus (Otsus) tidak bersifat diskriminatif kendati harus berpihak terhadap orang asli Papua (OAP).
Hal itu disampaikannya dalam sambutan membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Provinsi Papua Barat Tahun 2024, bertempat di ballroom hotel Aston Manokwari, Papua Barat, Senin (29/4/2024).
Musrembang tahun ini membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Otonomi Khusus 2024 Provinsi Papua Barat.
Dalam acara itu, hadir Wakil Menteri Dalam Negeri RI John Wempi Wetipo dan perwakilan Bappenas RI dan Kementerian Keuangan RI.
Ada juga Pj Sekda Papua Barat Yacob Fonataba, Ketua MRP Papua Barat Judson Fernandus Waprak, Ketua DPRD Papua Barat Orgenes Wonggor, dan Anggota Badan BP3OKP Perwakilan Provinsi Papua Barat Irene Manibuy.
Baca juga: BREAKING NEWS - Pembukaan Musrembang Papua Barat, Berikut Tiga Hal yang Dibahas
Ada juga Forkopimda Provinsi Papua Barat seperti Kapolda Papua Barat Brigjen Johnny Edison Isir, Kajati Papua Barat Harly Siregar, Kabinda Papua Barat Mayjen TNI Daru Cahyono.
Bupati dan perwakilan bupati tujuh kabupaten se-Provinsi Papua Barat pun turut hadir, di antaranya Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Kaimana, Fakfak, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.
"Ke depan harus ada kebijakan yang lebih konkret agar masyarakat betul-betul merasakan kehadiran Otsus," ujar Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere.
Menurut dia, dalam pelaksanaan dana Otsus tetap menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dalam pelayanan publik.
Ia mencontohkan, dalam penyelenggaraan dana Otsus untuk kesehatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat lain Papua Barat.
Jika pelayanan kesehatan bagi non-OAP yang membutuhkan tidak dalam skema dana Otsus, maka Pemda harus mencari sumber anggaran lain untuk tetap melayani masyarakat.
Baca juga: Dinas Pendidikan Papua Barat Optimalkan Dana Otsus Dukung Pembangunan Fisik Pendidikan dan SDM
Ia menilai aliran dana Otsus akan lebih terasa jika diwujudkan dalam bentuk bantuan sembako tiap bulan kepada OAP yang termasuk keluarga prasejahtera.
Ia mendorong ke depannya bisa diatur praktik bantuan sosial kepada OAP bersumber dana Otsus.
"Musrembang ini hanya rumusan rutin biasa. Sekarang bagaimana agar Otsus ini benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ali Baham Temongmere.
| Kapolda Papua Barat Pimpin Panen Raya Jagung dan Resmikan Gudang-SPPG Polri |
|
|---|
| Petrus Makbon Ajak Masyarakat Pesisir Papua Barat Lestarikan Tradisi Sasi Laut |
|
|---|
| Dua Mantan Bupati Perkuat Mesin Politik PSI Papua Barat Jelang Pemilu 2029 |
|
|---|
| UNIMUTU Dukung Pelantikan PWI Teluk Bintuni, Dorong Sinergi Pers dan Pendidikan |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Pantai Pasir Putih Manokwari, Pengunjung Keluhkan Kebersihan |
|
|---|