Berita Manokwari
GMKI Cabang Manokwari Gelar Kegiatan Pola Dasar Sistem Pendidikan Kader
"Dalam menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas dan penuh dengan tanggung jawab," ujarnya.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Gmki-mkw.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Manokwari, menggelar kegiatan Pola Dasar Sistem Pendidikan Kader (PDSPK) Level II, yang berlangsung di Aula Fakultas Pertanian Universitas Papua, Kamis (23/5/2024).
Agenda tersebut turut dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Papua Barat, Onesius Piter Matani, yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Ketua GMKI Manokwari Margareth Lina Sabarofek mengatakan, tahun lalu, PDSPK level I telah diselenggarakan.
Baca juga: GMKI Manokwari Rayakan Dies Natalis ke-74 Bersama Anak-anak Panti Asuhan
Baca juga: Gaungkan Semangat Pendidikan, GMKI Mengajar Hadir di Desa Ayambori Manokwari
"Tahun ini, kami pengurus GMKI Cabang Manokwari kembali menghadirkan PDSPK level II," kata Margareth Sabarofek dalam sambutannya.
Dijelaskan, PDSPK sendiri merupakan strategi pendidikan kader GMKI yang disusun secara sistematis dan terencana.
Agar, lanjut dia, pendidikan kader dapat berjalan secepat mingkin, menyeluruh dan terpadu.
"Dalam menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas dan penuh dengan tanggung jawab," ujarnya.
Menurutnya, PDSPK dihadirkan untuk menjawab kebutuhan GMKI Cabang Manokwari, agar dapat menjalankan pelayanan baik di Gereja, Perguruan Tinggi dan juga masyarakat.
Sehingga peningkatan kualitas kader melalui PDSPK dapat berdampak di berbagai bidang kerja maupun pelayanan.
"GMKI menjadi tempat lebib khusus untuk menggali potensi sesuai dengan basis keilmuan masing-masing," imbuhnya.
"Sekolah latihan ini kami hadirkan sebagai terjemahan dari kebutuhan GMKI Cabang Manokwari yang kedua kali dilaksanakan," tambahnya.
"Oleh karena itu pelaksaan PDSPK harus menjadi tempat yang terus berkesinambungan agar kualitas para kader dapat meningkat," pungkasnya.
(*)