Berita Mansel
Konstan Kayukatui Harap Pemkab Mansel segera Operasikan Pasar Rakyat Ransiki
Waktu kita masih di Pasar Kenangan Ransiki satu hari bisa jual dua sampai tiga box ikan. Sementara di sini sehari itu cuma satu boks.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/KK37.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Meski pendapatan berkurang, pedagang ikan di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mengaku nyaman berjualan di Pasar Raipawi.
Mandor Pasar Ikan Raipari Konstan Kayukatui mengatakan, dengan lokasi yang lebih dekat dengan area pantai, membuat para pedagang betah untuk berjualan di Pasar Raipawi.
"Waktu kita masih di Pasar Kenangan Ransiki satu hari bisa jual dua sampai tiga boks ikan. Sementara di sini sehari itu cuma satu boks. Tapi para pedagang memang lebih nyaman di sini," tuturnya, Rabu (29/5/2024).
Baca juga: Martinus Ainusi Minta Pemkab Mansel Perhatikan Pasar Momiwaren
Baca juga: Hermus Indou Tinjau Proyek Pasar Sanggeng, Pekerjaan Dikebut Rampung September
Jarak yang cukup jauh dengan Pasar Kenangan Ransiki yang merupakan area berjualan sayur dan bumbu dapur, menjadi penyebab utama berkurangnya penghasilan para pedagang ikan di Pasar Raipawi.
"Jadi masyarakat yang dari Sabri, kalau selesai beli bumbu dapur atau sayur di Pasar Kenangan Ransiki, harus naik ojek Rp20 ribu ke Pasar Ikan Raipawi, jadi itu yang membuat masyarakat terkadang tidan jadi beli ikan di sini," ungkapnya.
Dia kemudian berharap, agar Pemkab Mansel segera mengoperasikan Pasar Rakyat Ransiki.
"Ini agar yang berjualan bumbu dapur juga bisa segera jualan di Pasar Rakyat Ransiki yang dekat dengan kami di sini, sehingga para pembeli juga bisa kumpul semua di sini," tukasnya.
Untuk informasi tambahan, Bupati Mansel Markus Waran mengambil kebijakan untuk merelokasi para pedagang ikan dari Pasar Kenangan Ransiki ke Pasar Ikan Raipawi November 2023 silam.
(*)