Roni Duwitau, Anak Pegunungan Raih Cumlaude di Fakultas Peternakan Universitas Papua

"Saya dulu sekolah sangat susah. Dulu, kami di pegunungan itu sangat tertinggal," ujar Roni Duwitau saat ditemui Tribun setelah acara wisuda UNIPA.

TribunPapuaBarat.com/Fransiskus Irianto Tiwan
Roni Duwitau berfoto bersama keluarganya setelah mengikuti wisuda Universitas Papua (UNIPA) di Aula UNIPA, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (31/07/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Universitas Papua (UNIPA) mewisuda 456 orang di Aula UNIPA, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu (31/07/2024).

Roni Duwitau asal Intan Jaya, Papua Tengah, mendapat predikat cumlaude dalam wisuda itu.

Ia merupakan lulusan dari Fakultas Peternakan Universitas Papua.

Bungsu dari pasangan Daniel Dewitau dan Millite Maiseni itu lahir dalam keluarga petani.

Sehari-hari, kedua orang tuanya Roni Duwitau berkebun di Intan Jaya.

Hasil berkebun itu dijual untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah anak.

Baca juga: Kisahkan Sejarah dan Moto UNIPA, Suriel Mofu: Berawal dari Pengorbanan Seorang Jawa asal Pekalongan

 

"Saya dulu sekolah sangat susah. Dulu, kami di pegunungan itu sangat tertinggal," ujarnya saat ditemui Tribun setelah acara wisuda UNIPA.

Kondisi keluarganya itu tidak menyurutkan semangat Roni Duwitau untuk melanjutkan sekolah ke jenjang sarjana.

Di sekolah menengah meraih beasiswa karena berprestasi.

"Saat SMA, saya mendapatkan beasiswa karena mendapat yang terbaik kedua di sekolah," ucap Roni Duwitau.

Hal ini memotivasinya untuk terus belajar agar bisa mendapatkan beasiswa saat kuliah.

Baca juga: Cerita Saulus Towansiba, Anak Petani Arfak Lulus Cumlaude Program Magister UNIPA

"Saat studi di UNIPA, puji Tuhan, saya mendapatkan beasiswa. Saya jadi lebih semanggat untuk belajar dan bersaing dengan teman-teman dari berbagai daerah," kata Roni Duwitau.

Berkat beasiswa, ia menyelesaikan kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Papua dalam waktu 3,5 tahun dan mendapatkan predikat cumlaude.

"Puji Tuhan, hari saya sanggat bangga karena bisa wisuda dengan predikat cumlaude."

"Ini juga menjadi sejarah baru untuk anak pegunungan. Saya menjadi yang pertama bisa menerima predikat cumlaude di UNIPA," ucap Roni Duwitau.

Menurutnya, mahasiswa anak pegunungan harus mampu bersaing untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

Ia juga berterima kasih kepada kedua orang tua, kepada keluarganya di Papua Pegunungan.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved