Mahasiswa Prodi PGSD UNIPA Gelar Pentas Seni, Wujud Pelestarian Budaya Bangsa
pentas seni seperti ini sangat positif dalam menumbuhkan semangat mahasiswa untuk aktif serta turut melestarikan budaya bangsa
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/PGSD.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua (FKIP-Unipa) menggelar pentas seni, Sabtu (17/5/2025).
Pentas seni yang dipusatkan aula gedung Pascasarjana Unipa ini sebagai upaya pelestarian budaya yang juga sebagai bentuk rekognisi terhadap mata kuliah Kesenian.
Pentas Seni ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat mahasiswa, tetapi juga menggantikan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mata kuliah Kesenian.
Inisiatif ini datang langsung dari prodi PGSD sebagai upaya pembelajaran lapangan (praktik) dan penguatan nilai-nilai budaya.
Penampilan para peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah Indonesia ini nampak memberikan nuansa warna-warni pada pentas seni tersebut.
Baca juga: Terang Papua dan Fakultas Sastra UNIPA Kolaborasi Atasi Krisis Guru di Pegunungan Arfak
Ketua Panitia Pentas Seni, Dina Natasya, menyatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PGSD angkatan 2023 dan 2024.
Ia mengatakan bahwa Sebanyak 15 tim tampil membawakan berbagai tarian daerah dari Sabang hingga Merauke, lengkap dengan busana adat yang mencerminkan keragaman budaya Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus pemenuhan nilai akhir mata kuliah Kesenian," katanya.
Ia menegaskan bahwa, Mahasiswa saat ini dituntut untuk lebih kreatif dan mampu mengekspresikan seni melalui berbagai pertunjukkan.
"Dewan juri yang diundang dalam pentas Seni ini berasal dari Fakultas Sastra dan FKIP," katanya.
Baca juga: Mahasiswa Tuntut Pendidikan Gratis dari MoU Universitas Papua dan PT Freeport
Selanjutnya, Wakil Dekan I FKIP, Hanna K Sirait, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menilai pentas seni seperti ini sangat positif dalam menumbuhkan semangat mahasiswa untuk aktif serta turut melestarikan budaya bangsa.
"Jangan malu untuk tampil. Ekspresikan dirimu dengan penuh semangat, karena ini adalah bagian dari pembelajaran dan kebanggaan akan budaya," ungkap Hanna.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya sebatas di ruang kelas, tetapi juga bisa diwujudkan dalam bentuk kegiatan kreatif dan bernilai budaya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I, II, dan III FKIP, Ketua Program Studi PGSD, peserta lomba, serta tamu undangan lainnya.
| Disbudpar Kaimana Gelar Pelatihan Koreografi untuk Kepala Suku dan Ketua Sanggar |
|
|---|
| Hardiknas 2026: FKIP UNIPA Jadi Panggung Kreativitas Pelajar Kota Manokwari |
|
|---|
| Demo Mahasiswa di Manokwari Berlangsung Tertib, Polisi Utamakan Pendekatan Persuasif |
|
|---|
| Presiden Mahasiswa Unipa Lantik Pengurus BEM FKIP, Aknes Karubaba Jadi Ketua |
|
|---|
| Wujud Solidaritas, Mahasiswa Unipa Gotong Royong Tuntaskan Tugas Akhir Penelitian |
|
|---|