Kamis, 7 Mei 2026

BEM dan Amnesty Universitas Papua Bantu Pengungsi di Distrik Oksop Pegunungan Bintang

Ia menjelaskan BEM dan Amnesty Universitas Papua membuka posko kemanusiaan di Sekretariat BEM UNIPA pada 12-21 Desember 2024. 

Tayang:
zoom-inlihat foto BEM dan Amnesty Universitas Papua Bantu Pengungsi di Distrik Oksop Pegunungan Bintang
Istimewa
Penyerahan bantuan kepada pengungsi di Kampung Mumbakon, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada 30 Desember 2024. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua dan Amnesty Universitas Papua membantu pengungsi di Kampung Mumbakon, Distrik Oksop, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan

Koordinator Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) BEM UNIPA, Paskalis Haluk, menyampaikan pengungsian ini terjadi akibat penyisiran oleh TNI sejak November hingga Desember 2024. 

Ia menjelaskan BEM dan Amnesty Universitas Papua membuka posko kemanusiaan di Sekretariat BEM UNIPA pada 12-21 Desember 2024. 

"Kami mengumpulkan donasi pakaian layak pakai serta penggalangan dana di berbagai lokasi, termasuk persimpangan di Manokwari," katanya melalui via WhatsApp, Rabu (1/1/2025).

Menurutnya, pada 22 Desember 2024, ia dan Lewi Sasak dari Manokwari menuju Jayapura.  

Baca juga: Mahasiswa UNIPA Gelar Penggalangan Dana untuk Pengungsi di Distrik Oksop Pegunungan Bintang

 

Ia mengatakan, untuk melanjutkan perjalanan ke Oksibil, Pegunungan Bintang, harus melalui jalur udara ada 23 Desember 2024.

"Tiba di Oksibil, kami berkoordinasi dengan pihak gereja dan kepala distrik untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai lokasi pengungsian," ucapnya.

Pada 27 Desember 2024, mereka mengambil barang-barang bantuan antara lain pakaian layak pakai, beras, minyak goreng, garam, dan kebutuhan lainnya untuk diserahkan kepada pengungsi.  

Sehari berselang, mereka menyewa kendaraan menuju lokasi penyerahan bantuan di Distrik Oksop.  

Baca juga: VIM-WP Tuntut Pemulihan Situasi dan Pemulangan 3.000-an Pengungsi di Pegunungan Bintang

"Pada 29 Desember 2024, bantuan yang kami bawa diserahkan kepada pengungsi di Gereja Betelem, Kampung Mumbakon, Distrik Oksop," tuturnya.

Ppenyerahan itu dihadiri oleh tokoh gereja, kepala kampung, dan masyarakat setempat.

Ia menyampaikan bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai dan diterima oleh para pengungsi.  

Setelah penyerahan bantuan, mereka berbaur dengan warga setempat dalam permainan bola voli bersama dan kegiatan lainnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved