Matret Jadi Bupati Teluk Bintuni
Matret Kokop Resmi Jadi Bupati Teluk Bintuni Papua Barat
Ali Baham Temongmere mengambil sumpah jabatan sekaligus memasang tanda pangkat jabatan dan menyematkan tanda jabatan pada Matret Kokop.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ali-Baham-Temongmere-melantik-Matret-Kokop.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM,MANOKWARI - Matret Kokop resmi menjadi bupati Teluk Bintuni, Papua Barat, untuk sisa masa jabatan 2021-2025.
Ia dilantik Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, di Gedung PKK dan Auditorium Papua Barat, Manokwari, Selasa (14/01/2025).
Ali juga mengambil sumpah jabatan sekaligus memasang tanda pangkat jabatan dan menyematkan tanda jabatan pada Matret Kokop.
"Sangat wajar pada akhir-akhir masa jabatan, wakil bupati Teluk Bintuni diberikan penghormatan oleh negara untuk menjabat bupati walaupun tinggal beberapa waktu lagi," kata Ali Baham Temongmere.
Menurutnya, jabatan itu akan tercatat dalam perjalanan karier Matret Kokop yang telah mengabdi di Teluk Bintuni.
Sebelumnya, Matret Kokop menjadi wakil bupati Teluk Bintuni berpasangan dengan Petrus Kasihiw.
Baca juga: Besok, Matret Kokop Dilantik Jadi Bupati Teluk Bintuni
Pada 23 Oktober 2024, Petrus Kasihiw diberhentikan secara terhormat karena mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Papua Barat Daya.
Pemberhentian tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-4353 Tahun 2024.
Sepeninggalan Petrus, Matret Kokop menjadi Plt bupati Teluk Bintuni.
Hal itu berawal dari Rapat Paripurna Istimewa DRPK Teluk Bintuni Nomor 20 Tahun 2024 pada 22 November 2024 yang mengusulkan pengangkatan wakil bupati menjadi bupati.
Usulan tersebut dikabulkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dari pantauan Tribun, tampak sejumlah pejabat dari Teluk Bintuni dan sejumlah pejabat Provinsi Papua Barat hadir dalam acara pelantikan di Gedung PKK itu.