Kamis, 14 Mei 2026

Rombongan YPMAK Disambut Tarian-tarian Meriah di Kampung Boiya Kaimana

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan timnya berangkat dari Mimika Barat Jauh untuk mengunjungi masyarakat suku Kamoro di Kaimana

Tayang:
zoom-inlihat foto Rombongan YPMAK Disambut Tarian-tarian Meriah di  Kampung Boiya Kaimana
Tribun-PapuaTengah.com/Marselinus Lela 
KUNJUNGAN YPMAK - YPMAK mengunjungi Kampung Boiya, Lakahia, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Senin (24/3/2025).  

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Tari-tarian meriah ditampilkan warga Kampung Boiya saat menyambut kunjungan pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) pada Rabu (21/3/2025).

Kampung itu terletak di Lakahia, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Penjemputan pengurus pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) itu dimulai dari laut hingga ke balai Kampung Boiya.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, mengatakan timnya berangkat dari Mimika Barat Jauh untuk mengunjungi masyarakat suku Kamoro di Kabupaten Kaimana.

"(Suku Kamoro) ini orang Mimika asli yang saya mau lihat. Kelihatannya, selama ini kami sibuk di kota urus politik, ekonomi, dan lainnya, tapi lupa masyarakat sendiri," katanya.

Baca juga: Warga Kampung Potowaiburu Minta YPMAK Prioritaskan Pendidikan, Ini Respons Leonardus Tumuka

 

Ia meminta maaf kalau selama ini kurang memperhatikan "keluarga" yang tinggal jauh dari Mimika, termasuk di Kampung Boiya.

Menurutnya, berlahan-lahan pokja YPMAK melalui program kampung menyentuh bagian barat Mimika hingga Kabupaten Kaimana.

"Ini masuk Kabupaten Kaimana, tetapi saya berharap Pemda Mimika juga memberikan perhatian karena yang hidup di sini adalah orang Kamoro," ujar Leonardus Tumuka.

Ia pun mempersilakan warga Kampung Boiya untuk menyampaikan keluhan dan masukan untuk YPMAK.

Leonardus juga menyinggung soal program Amungme Kamoro prestasi khusus mahasiswa yang masuk universitas negeri.

Baca juga: Pengurus YPMAK Tinjau Kebun Sayur Pokja Kampung Potowaiburu Mimika

Ia berharap orang asli Kamoro di Kampung Boiya bisa menjadi penerima beasiswa ini.

Wakil Ketua Pengurus Bidang Monev, Haotje Watori, mengaku sering mendengar tentang Teluk Etna, tapi mengetahui daerah itu didiami orang Kamoro.

"Kami akan mendengar isi hati masyarakat untuk dibahas dalam rapat internal," katanya.

Ketua Bamuskam Kampung Boya, Melianus Waterpauw, menyebut penjemputan dengan tarian sebagai bentuk terima kasih karena YPMAK menemui masyarakat suku Kamoro di Kabupaten Kaimana.

Selama kunjungan itu, ada Kepala Divisi Monev Program Ekonomi: Monika Maramku, Kepala Divisi Humas YPMAK, Yeremias Imbiri; tokoh masyarakat dan tokoh pemuda suku Kamoro.


Artikel ini telah tayang di Tribunpapuatengah.com dengan judul Kehangatan Adat Suku Kamoro Saat Sambut Kedatangan Rombongan YPMAK di Kampung Boiya, Kaimana

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved