Berita Teluk Bintuni
Musa Naa Minta 3 Instasi Tangani Banjir Tahunan di Teluk Bintuni
Terdapat enam kampung yang terendam banjir yakni, Mogoi Baru, Bangun Harjo, Bangun Mulyo, Sebena 1, Tohiba dan Agomeda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/MN-30.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Anggota DPR Papua Barat Musa Naa meminta tiga instansi di Papua Barat tangani banjir tahunan di Teluk Bintuni.
Tiga instansi yang dimaksud ialah, Balai Wilayah Sungai (BWS), Dinas PUPR dan BPBD Papua Barat.
"Sebagai anggota DPR Papua Barat dapil Teluk Bintuni, saya prihatin dengan banjir tahunan khususnya beberap distrik di Tanah Sisar Matiti," kata Musa Naa saat diwawancarai Tribun via seluler, Jumat (4/4/2025) pukul 09.30 WIT.
Baca juga: 17 Orang Hilang dan 9 Korban Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kampung di Distrik Tohiba, Dinsos Teluk Bintuni Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Dikatakannya, terdapat dua daerah yang terendam banjir tahunan di Teluk Bintuni yakni, Distrik Tohiba dan Tembuni.
Olehnya itu lanjut Musa Naa, dirinya meminta tiga instansi tersebut melakukan pencegahan dini di dua kali yang merupakan sumber banjir tahunan tersebut.
"Ada dua kali yakni Baka dan Wasian. Ini harus dinormalisasi dan pembangunan penghalang banjir. Sebelum saya jadi anggota DPR, dua kali ini menjadi penyebab banjir tahunan," ujar politisi Partai Perindo itu.
Menurut Musa, banjir di dua distrik itu terjadi pada 2-3 April 2025.
Terdapat enam kampung yang terendam banjir yakni, Mogoi Baru, Bangun Harjo, Bangun Mulyo, Sebena 1, Tohiba dan Agomeda.
"Saya juga sudah menerima laporan dari Kepala Distrik Tohiba Lukas Iba S.IP mengenai banjir ini. Makanya sekali lagi saya minta instansi terkait di Papua Barat segera lakukan tindakan," pungkasnya.
Sebelumnya, Dinsos Teluk Bintuni telah menyalurkan bantuan secara simbolis ke warga yang terdampak banjir tahunan itu.
Penyaluran bantuan itu berlangsung di Kantor Distrik Tohiba.
(*)