Berita Teluk Bintuni
93 Siswa P2TIM Lulus Pelatihan, Tyas Rangga Kristanto: Mereka Adalah Eterious
Tyas juga berharap, P2TIM dapat menjadi salah satu pendobrak pengembangan sekligus pencipta sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/P2tim-tb-30.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - 93 siswa Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni Angkatan XVII dinyatakan lulus.
Kelulusan itu ditandai dengan penyerahan sertifikat kompetensi secara simbolis dan insentif Rp 3 juta kepada 7 siswa.
Insentif itu bertujuan untuk membantu siswa dalam mencari pekerjaan.
Baca juga: Dinkes Teluk Bintuni dan SKK Migas Gelar Pelatihan untuk Perawat dari Tiga Distrik
Baca juga: Bupati Samaun Dahlan Harap BP Migas Alokasikan Tenaga Kerja bagi Warga Fakfak
Penyerahan sertifikat kompetensi berlangsung di aula Kantor P2TIM, Selasa (22/04/2025).
93 siswa yang dinyatakan lulus ini berasal dari berbagai jurusan yakni, perhotelan, elektrician, scaffolder, pipe filter dan welder.
Pimpinan P2TIM Tyas Rangga Kristanto mengatakan, siswa angkatan ke XVII menyebut diri mereka Eterious.
Eterious kata Tyas mengadung makna keabadian, modern, kuat, berani dan tanpa batas.
“Kami yakin dengan apa yang sudah menjadi bekal adik-adik kita, mereka akan siap untuk berkarya di manapun," kata Tyas dalam sambutannya.
Tyas berpesan, agar siswa P2TIM angkatan XVII untuk tidak takut bersaing.
Sebab sambung Tyas, mengikuti pelatihan di P2TIM tidaklah muda, banyak aturan dan batasan yang harus diikuti.
Tyas juga berharap, P2TIM dapat menjadi salah satu pendobrak pengembangan sekligus pencipta sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy yang diwakili Asisten II Setda Putu Suratna mengatakan, sektor migas memberikan kontribusi dalam menyediakan energi dan sumber pendapatan negara yang besar.
Sektor migas menjadi penopang utama kebutuhan energi di Indonesia, baik itu industri, transportasi, maupun kebutuhan rumah tangga.
Sektor migas juga memberi dampak besar dari bidang ekonomi antara lain menciptakan lapangan kerja, mendorong petumbuhan ekonomi daerah penghasil migas, serta menarik investasi.